Shalat Istisqa', Cara Baik Dari Orang Baik


Sadar akan kondisi bangsa serta cuaca yang kian panas di negeri ini. Serentak pada Jumat (25/10/19) sejumlah pelajar dari beberapa Sekolah Menengah di NTB menggelar doa dan Shalat Istisqa' yang dipimpin guru-guru mereka.

"Beginilah seharusnya cara yang baik menghadapi persoalan negeri." Jelas Ustadz HM. Arsyad, MA dihadapan 1300 Siswa SMAN 2 Mataram.

Pemandangan yang tertangkap kamera ini tentu kian menyadarkan kita bahwa sangat banyak diantara anak-anak kita yang tak berada di ruang kenakalan dan bermuara kejahatan seperti kebanyakan beredar melalui berita media mainstream dan sosmed saat ini. Saat kegiatan Imtaq inilah dimanfaatkan untuk melakukan perenungan bagi siswa dan guru melalui berbagai aktifitas ibadah.

"Untuk Imtaq kali ini kami menggelar Sholat Istisqo, meminta kepada Allah agar hujan segera turun." Kata ustadz Mahrudin, S.Ag usai mempin Sholat yang diikuti 850 siswa SMAN 1 Gerung.


Anak-anak pelajar kita justru sedang memberi contoh kepada orang tuanya yang berada di berbagai profesi dan aktifitas, terutama yang sedang berebut jabatan untuk segera menghentikan menuliskan dan menyuarakan kata serta rangkaian kalimat yang saling menyakiti antar sesama untuk diganti dengan pilihan kata dan kalimat yang senang menyenangkan, tenang menenangkan serta teduh meneduhkan melalui do'a.

Do'a itu tulang punggung ibadah. Do'a itu cara menyampaikan kegelisahan pada Sang Pemilik Alam Smesta Raya. Doa' itu adalah cara orang baik menemukan kebaikan dengan cara baik.

Ribuan Guru dan pelajar di berbagai pelosok tanah Nusa Tenggara Barat ini sedang mengamalkan cara dan metode yang baik terhadap kondisi negerinya. Mereka menyadari bahwa terlalu banyak orang pandai menganjurkan kebaikan, namun sangat sedikit orang menjadi contoh kebaikan dan mereka lebih memilih sebagai contoh.[]

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru