Program Inovasi Berikan Pembekalan Literasi Guru

KM LENGGE,- Untuk memastikan pembelajaran di ruang kelas berjalan tepat sasaran, para guru dituntut untuk mampu memahami dan mengetahui keadaan para siswa yang tengah diajarnya. Namun, harus diakui saat ini belum banyak tenaga pengajar khususnya di tingkat sekolah dasar yang memiliki kemampuan ini.

 

 

Untuk itulah Program INOVASI bermitra dengan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Kabupaten Bima, Jumat (18/10) menggelar pelatihan 'Pengukuran Kemampuan Membaca Siswa bagi guru-guru kelas Awal' dari tujuh sekolah yang tengah menjadi dampingan program INOVASI

 

Education Coordinator INOVASI Provinsi NTB, Moh. Aminullah mengungkapkan, dalam pelatihan yang berlangsung sehari penuh di SDN 1 Sila dan diikuti 21 orang guru kelas awal tersebut, para guru peserta dilatih untuk menilai kemampuan membaca para siswanya dengan menggunakan sejumlah instrumen alat ukur. “Dari instrumen yang digunakan ini, guru peserta nantinya dapat mengetahui jumlah kata yang dibaca dengan benar atau salah dan jumlah koreksi diri serta sikap membacanya”. Ungkap Aminullah.

 

Dijelaskannya, dari hasil penilaian ini guru bisa menentukan apakah siswa tersebut masuk dalam kategori lancar membaca (mandiri), sedang berkembang, atau masih butuh pembimbingan khusus. "Dari sini, guru akan tahu, kebutuhan setiap siswa itu seperti apa. Sehingga dia bisa memberikan perlakukan yang tepat sesuai dengan keadaan dan kemampuan siswa tersebut". Terang Aminullah.

 

“Pada program pilot ini, ada tujuh sekolah dasar di gugus kecamatan Bolo yang menjadi dampingan. Kedepannya, pelatihan semacam ini akan diperluas jangkauannya ke berbagai sekolah dasar lain di Kabupaten Bima”. Tandasnya.

 

Pelatihan ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian pelatihan keterampilan Literasi Lanjutan (2) yang merupakan kemitraan antara INOVASI dan Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima yang sudah dimulai awal Agustus lalu dan rencananya akan berakhir pada bulan November mendatang.

 

Dari aspek materi, ada lima komponen pelatihan keterampilan literasi yang akan diberikan pada para guru peserta, dan diharapkan bisa meningkatkan capaian hasil belajar para siswa, khususnya dalam literasi.

 

(KIM WAWO)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru