Cerdas Mendidik Anak


Program Keluarga Harapan (PKH) ini tidak asing di telinga masyarakat, karena sudah lama di luncurkan, muai dari tahun 2007 silam di Nusa Tenggara Barat (NTB), PKH ini adalah program unggulan, dari Kementerian Sosial Republi Indonesia (KEMENSOS RI).

Dalam pertemuan kali ini kita fokus ke modul pendidikan anak, kata Abdul Najib selaku Supervaiser SPV Kab. Lombok tengah, dalam materi ini Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, hadir 23 orang, dari 31 anggota kelompok, di PKH sendiri pertemuan kelompok harus di lakukan minimal 1 kali dalam sebulan kata Abdul Najib selaku SPV PKH Lombok tengah.

Pertemuan kelompok atau sering di sebut Family Developmen Sasion (FDS), cara ampuh mendidik anak itu adalah memberikan kata yang baik, cara kita terhadap anak harus banyak kita tnyakan, seperti nak hari ini sekolah ya tanyak pada saat dia bangun pagi, lanjut Najib katakan kita harus banyak komunikasi biar akrab dengan anak, ketika pulang sekolah kita harus tanyakan tadi pelajarannya apa nak? (ape bum perjah baru anak) dalam bahasa sasak nya, bahasa- bahasa seerti ini yang harus kita berikan ke anak.

Kemudian Yakub menambahkan dalam pertemuan Kelompok atau FDS tersebut, ketika anak pulang sekolah kita harus menyambutnya dengan senyuman dan menanyakan tadi di ajarin apa nak sama gurunya? Dapat nilai berapa? Kalaupun nilainya kurang kita harus menyemangati belajar yang rajin ya nak biar nanti nilainya bagus, kalimat yang baik dan indah di dengar seperti ini yang harus kita luncurkan ke anak-anak kita ungkap yakub selaku pendamping PKH di desa Montong Sapah Kec. Praya Barat Daya Kab. Lombok Tengah NTB.

Dalam pertemuan FDS itu SPV menyampaikan aturan, hak dan kewajiban KPM PKH, haknya inak amak senamian, haknya bapak ibu sekalian adalah menerima bantuan PKH NON TUNAI yang bersyarat, kewajiban bapak ibu adalah menghadiri pertemuan kelompok,menyerahkan KK, RAPORT, KTP,  dan dokumen lain yang berharga, Pergunakan bantuan bapak ibu dengan baik seperti membelikan pakean anak sekolah, makanan yang bergizi, biar anak dan keluarga sehat, jangan beli kulkas, tv dan alat elektronik lainnya kata najib.

 

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru