Fitriani, Juara 3 KSM Tingkat Nasional 2019.

KIM OI TALAGA, Sebanyak 550 siswa-siswi dari 34 Provinsi di Indonesia beradu pintar di ajang Kompetensi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional yang di selenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) RI di Manado sejak 16-21 September 2019. 

Even ini merupakan ajang yang paling bergengsi bagi siswa Madrasah di Indonesia, karena menjadi agenda resmi dari Kementerian Agama yang rutin di gelar setiap tahun. 

Sebelum KSM Tingkat Nasional di gelar, telah terlebih dahulu di selenggarakan KSM di tingkat Kota, Kabupaten, provinsi. Para pemenang di level daerah mendapatkan tiket untuk beradu menuju tingkat Nasional. 


Kontingen yang hadir di Manado terdiri dari tiga tingkatan yaitu Madrasah Ibtidaiyah (MI/SD), Madrasah Tsanawyah (MTS/SLTP), dan Madrasah Aliyah (MA/SLTA), yang sudah menjalani seleksi ketat dari tingkat Kota, Kabupaten, provinsi. 

Siswa Nurul Ihsan Ntobo Kota Bima yang bernama Fitriani  putri ke 2 dari pasangan Saharudin (Almarhum) dan Maemunah ini perwakilan provinsi (NTB) mendapat juara 3 Lomba KSM di Manado mata pelajaran Matematika Terintegrasi.


​​​​​

Di balik prestasi yang di capainya ada dukungan dan do, a dari orang tuanya. 
Maemunah orang tua fitri ibu rumah tangga pekerjaannya setiap hari hanyalah menenun dan mengurus anak-anaknya di rumah. Sedangkan suaminya sudah lama meninggal  di tangerang sejak umur fitri 6 bulan. 

" Alhamdulillah,kami Sangat bangga atas prestasi yang diraih anakda Fitriani.
Setelah Juara 1 KSM Di tingkat kota Bima, Juara 1 KSM Di tingkat propinsi NTB  Dan Kini Juara 3 KSM di tingkat Nasional yang di laksanakan di Kota Manado kemarin 19 September 2019,Ajang bergengsi KSM (Kompetisi sains Madrasah) ini adalah tempat siswa dan Siswa menguji kemampuan dan mendulang Prestasi. Ucap Hijrah Saputra, S,pd selaku Kepala madrasah Aliyah Nurul Ihsan Kota Bima. 
Ia menambahkan " sekali lagi sangat mengapresiasi atas Prestasi yang Di raih. semoga di KSM tahun depan bisa mendapat Juara Lagi. Terima kasih anakda Fitriani karena telah mengharumkan nama madrasah, nama pondok dan org tuamu. tuturnya. Sabtu (21/9)

"  Ketika kami mendengar  Kabar bahwa Fitriani  mendapat  Juara Dan masuk 3 Besar tidak terasa air Mata bahagia membasahi pipi seakan tidak percaya.kamipun khaturkan ucapan syukur Kepada Allah SWT Karena seijinNya kami selalu mendapat kebahagiaan Tak terhingga
Setelah bersaing Dan berkompetisi Dengan siswa Dari Propinsi lain, Akhirx masuk 3 Besar Bagi kami engkau siswa Dan Santri kami yang Sangat luar biasa Dengan kompetensi Dan usaha yang kamu Miliki kami Sangat bangga. Semoga Di Tahun berikutnya Ada Lagi santri-santri yang berprestasi  sepertimu  nak. Tutur K.H.Afandi H. Ibrahim Pimpinan pondok Darul Ulumi  Wal'Amal Kota Bima.


​​​​​​

Maemunah ibu dari Fitriani mengatakan " Dia anak yang sangat cepat tangkap apa yang dikasih tugas rumah oleh gurunya langsung mengerjakan dan menghafalnya. 
Ia menambahkan" membanggakan bagi keluarga banyak prestasi yang diraih nya. semoga menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, Nusa dan Bangsa. Ucapnya. 

Meski berada di keluarga pas-pasan namun dia tidak pernah surut untuk belajar, itu terlihat dari beberapa piala yang terpampang rapi di atas lemari.

(Arif) 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru