Statement Of Purpose Komunitas Literasi “uma Lengge Mengajar” Kecamatan Wawo

Oleh Ahmad, M.Pd Dan Muhammad Rustam, S.Pd

(Ketua dan Sekretaris Gerakan Literasi Uma Lengge Mengajar)

Pendidikan merupakan bagian terpenting dalam mengubah peradaban sebuah bangsa. Garda terdepan dalam persoalan pendidikan adalah kaum terdidik karena pendidikan adalah tanggung jawab bagi setiap orang yang terdidik. Dalam hal ini keterlibatan penuh kaum muda sangat dibutuhkan untuk membangkitkan kesadaran dan menumbuhkan optimisme dalam memajukan pendidikan.

Kabupaten Bima, khususnya Kecamatan Wawo merupakan daerah dengan potensi

sumber daya manusia yang berkualitas, hal tersebut ditunjukan dengan semakin

banyaknya kaum intelektual muda dari berbagai institusi pendidikan tinggi yang

kemudian lahir di tengah masyarakat Wawo. Pengalaman menempa diri di tanah

rantauan seharusnya membuat kita tertantang untuk mengeluarkan seluruh potensi

dalam mendorong kemajuan generasi dan Daerah (Dana ro Rasa).

Pada hari ini kita dihadapkan pada 1001 masalah sosial kemasyarakatan, salah satunya adalah masalah pendidikan. Dalam mengahadapi masalah tersebut kita seringkali berkeluh kesah, menyalahkan negara dan menuding pemerintah. Apakah kita harus menunggu Raksasa yang datang untuk menyelesaikan masalah tersebut ??? Kuncinya adalah kepekaan dan kepedulian yang berupa tindakan, karena kepedulian tanpa tindakan adalah Omong Kosong.

Berdasarkan kondisi realitas dan idealitas tersebut, mari kita gulungkan lengan baju berbuat sesuatu untuk turun tangan dan terlibat langsung dalam mepersiapkan

generasi yang berkualitas (Iman, ilmu dan amal). Untuk kita dan untuk masa depan

para generasi muda dalam melunasi janji kemerdekaan dan mencerdaskan kehidupan

bangsa. Oleh karena itu, pembentukan Komunitas Literasi UMA LENGGE MENGAJAR ini

merupakan sebuah langkah nyata yang kemudian menjadi ikhtiar bersama dengan

bermula dari para pemuda Kecamatan Wawo yang peduli. Harapan besar ikhtiar positif

ini bisa memberikan inspirasi bagi siapapun untuk bisa terlibat dalam mendorong

kemajuan generasi serta kemajuan Daerah (Dana ro Rasa).

Pembentukan gerakan Literasi Uma Lengge Mengajar didasari oleh visi, misi, dan tujuan yang jelas sebagai pedoman organisasi. Adapun visi Uma lengge Mengajar adalah menjadikan Uma Lengge Mengajar sebagai wadah pembelajaran generasi muda agar menjadi pribadi yang unggul secara intelektual, moral dan spiritual. Sedangkan misi Uma Lengge Mengajar adalah meningkatkan prestasi akademik dan non akademik generasi muda melalui kegiatan membaca, menulis dan mengkaji ilmu pengetahuan dan tekhnologi, mempersiapkan generasi muda agar menjadi pribadi kreatif, inovatif, dan kompetitif dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, mengembangkan kemampuan, keterampilan, dan kepribadian generasi muda yang mandiri sesuai dengan tuntutan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, mengembnagkan perilaku religius generasi muda melalui kegiatan bimbingan keagamaan, dan meningkatkan pengabdian generasi muda kepada masyarakat dalam bidang sosial keagamaan.

Di samping visi dan misi, Uma Lengge Mengajar juga mempunyai tujuan yang harus dicapai. Tujuan Uma Lengge Mengajar adalah mengembangkan budaya gemar membaca dan menulis melalui pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan bagi warga dan generasi muda Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, meningkatkan wawasan dan kreativitas masyarakat dan generasi muda Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, serta mengembangkan koleksi bahan pustaka berupa buku dan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan generasi muda Kecamatan Wawo Kabupaten Bima.

Dalam merealisasikan visi, misi, dan tujuan tersebut, Uma Lengge Mengajar sudah melaksanakan beberapa kegiatan baik di sekolah-sekolah maupun di masyarakat. Langkah awal yang dilakukan adalah melaksanakan kegiatan sosialisasi di beberapa sekolah di Kecamatan Wawo tentang keberadaan Uma Lengge Mengajar sekaligus sosialisasi pentingnya budaya literasi bagi generasi milenial. Kerja sama dengan sekolah-sekolah ini sebagai bentuk kepedulian kami untuk saling meningkatkan minat baca-tulis peserta didik. Selain itu, Uma Lengge Mengajar menyiapkan bahan bacaan dalam bentuk pustaka baca di masyarakat. Pustaka baca ini dimanfaatkan oleh generasi untuk membaca berbagai macam bahan bacaan. Sehingga dengan demikian, generasi semakin luas cakrawala berpikirnya.

Akhir kata, semoga gerakan literasi semakin eksis untuk memberikan problem solving yang jelas demi peningkatan kualitas generasi masa mendatang. Keberadaan gerakan literasi ini dapat memberikan sumbangsih demi kemajuan Bangsa dan Negara. Bangsa dan Negara yang kuat tergantung dari kualitas generasinya. Jika SDM generasinya lemah, maka otomatis Bangsa dan Negara akan mengalami kejumudan (terbelakang). Sebaliknya jika SDM generasinya berkualitas, maka Bangsa dan Negara akan mengalami kemajuan yang signifikan. Untuk itu, kualitas SDM generasi akan terwujud jika kita mampu membudayakan gerakan literasi di tengah-tengah masyarakat.

Wallaahu a’lam...!!!

Salam Literasi....!!!

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru