Pentingnya Pro Aktif Guru Dalam Kemajuan Madrasah

Moyo Hilir _Kepala Sekolah, Guru dan Staf Tata Usaha serta semua elemen madrasah harus pro aktif dalam kemajuan madrasah. Tanpa sikap proakatif, keberhasilan tidak akan maksimal karena minimnya peranmasyarakatdan orang tuamurid. Masih banyak guru-guru dan staf Tata Usaha bahkan kepala sekolah, bahwa program hanya diatas kertas / tempelan belaka. dDengan kurikulum 2013 menitik beratkan pada Pendidikan Penguatan Karakter( PPK ).

Pendidikan Penguatan Karakter (PPK)  adalah suatu gerakan menyeluruh di lingkungan madrasah/sekolah, yang di dasarkan nilai-nilai praksis kurikulum pendidikan. Misalnya, anak d iberi pengetahuan dan dibiasakan untuk tidak buang sampah sembarangan, berbudaya antri, dan hemat kertas. Perilaku ini merupakan nilai-nilai praksis kurikulum yang sangat mendasar.

Praksis adalah salah satu pendekatan terhadap Teologi Kontekstual. Model ini secara intensif dibentuk olehpengetahuan yang berasal dari aksidan refleksi. Model Praksis membantu pengenalan akan makna dan dapat memberikans umbangsih bagi perubahansosial. Tujuan pembelajaran sebenarnya untuk memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat.Tidak semata-mata pengetahuan secara murni, tapi bagaimana pengetahuan itu harus menjadipembiasaan.Hanyasaja, hal ini seringkali belum dipahami oleh pihak sekolah/madrasah.

Banyak kepala sekolah/madrasah dan guru belum paham tataran praksis kurikulum di sekolah.Ini menjadi tantangan bagiGerakan PPK. "Pembiasaan itu harus dikondisikan oleh sekolah/madrasah, melalui berbagai kegiatan yang terprogram, pembiasaan yang terus-menerus," Komitmen madrasah/sekolah sangat diperlukan dalam menerapkan PPK.Kepala sekolah harus menguasai kompetensi manajerial, akademik, infrastruktur dan kewirausahaan.

Dalam menerapkan PPK ini, sekolah dituntut berkolaborasi orang tua, komite sekolah/BP2 madrasah, masyarakat, kepolisian, puskesmas, pemerintah daerah, bahkan dunia industry/usaha yang ada di sekitar. Misalnya bagaimana kita melatihtari-tarian daerah, senitradisional daerah bakelung, salawatrasul, dengan melibatkan sanggar yang ada di sekitar, kegiatan-kegiatan intra kurikuler seperti PMR dan Pramuka yang bias mencetak karakter building serta ekstrakurikule rolahraga yang akan mampu menopang masa depan dengan berprestasi menjadi atlet-atlet yang handal bagi daerah dan Negara.

Hal itu agar kegiatan yang dapat ditawarkan kepada siswa semakinberagam.Sekolah tidak dapat berperan sendiri. Peran seluruh ekosistemsekolah harus dioptimalkan, termasukmasyarakat. Kepala sekolah danWakil-wakil Kepala Sekolah dituntut proaktif menjalinjaringan.Karena, keterlibatan masyarakat sangat ditentukan pada kemampuan kepala sekolah dalam melakukan komunikasi. Melihat perlunya pendampingan kepada sekolah/madrasah dalam penerapan PPK dengan memanfaatkan learning community.

Sekolah/madrasah dapat berbagi pengalamandan belajar dari sekolah-sekolah unggulan.Meski sudah menerapkan PPK. Penerapan PPK di MAN 2 Sumbawa sudah dilakukan lewat beberapa pembiasaan, seperti berjabat tangan dan memberisalam, ketika bertemu bapak ibu guru dan setelah selesai shalat zohor disekolah, serta membersihkan lingkungan dan kegiatan intra danekstra, terbukti dalam berbagai perlombaan-perlombaan di tingkat SMA/MA selalu unggul sedangkan ditingkat Nasional MAN 2 Sumbawa slalu ada mewakili NTB, seperti POPNAS, Pra PON dan PON. PPK sudah terlaksana di sekolah, tapi belum cukup terprogram.berharap dapat melakukan studi banding kesekolah-sekolah lain yang sudah mapan dalam hal melaksanakan PPK, dengan jumlah siswa yang lebih besar. Tantanganpelaksanaan PPK adapada orang tua. Kepedulian orang tua, karenabagaimanapun di sekolah menerapkan PPK kalau di lingkungan rumah orang tua tidak melanjutkanakan sama saja,contoh, banyak orang tua murid di MAN 2 Sumbawa yang bekerjas ebagaipetani,nelayan, bekerja sebagai TKI. Mereka kurang punya waktu untuk memperhatik ananak sepulang darisekolah. Rata-rata wawasan pendidikan orang tua juga rendah.Meski di sekolah anak diajarkan shalat, mengaji, dll.Jika orang tua di rumah tidak shalat maka tetap saja anak akan sulitdibiasakans halat.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru