Inovasi Dongkrak Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar

Program INOVASI yang merupakan kemitraan antara pemerintah pemerintah Australia dan Indonesia di bidang peningkatan mutu pendidikan di jenjang pendidikan dasar secara khusus.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer saat menjadi salah seorang narasumber pada Temu Inovasi Provinsi NTB Rabu (19/12) di Hotel Lombok Raya Mataram. 

Forum Temu INOVASI Pada acara talkshow yang dipandu Kadis Kominfotik NTB Tribudi Prayitno tersebut, Dahlan menjelaskan, kehadiran Program INOVASI, dapat meningkat mutu Pendidikan di Kabuapten Bima,”kata Dahlan.     

Kabuapten Bima telah meririntis 6 kecamatan literasi dengan membuat perpustakaan desa. Demikian halnya di tingkat sekolah. Dengan menggalang kegiatan literasi, sangat menguntungkan guru-guru karena meningkatkan semangat pengabdian para pendidik. 

“Program INOVASI di Kabupaten Bima mencakup guru BAIK (Belajar, Aspiratif, Inklusif dan Kontekstual) telah mendorong peningkatan kualitas pembelajaran literasi dan numerasi di kelas,” ungkap pria yang pernah mengabdi pada Kemendikbud RI ini.

Kemudian ada juga Program GEMBIRA (Gerakan Menggunakan Bahasa Indonesia Yang Baik dan Benar) juga telah secara bertahap meningkatkan kemampuan literasi dasar pada siswa sekolah dasar.

Sebagian wilayah pesisir telah dikembangkan program Sahabat Pulau yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi melalui pemberdayaan pojok baca dan perpustakaan desa.

Program INOVASI di Kabupaten Bima juga meliputi program lain seperti, Sholut yang berupaya meningkatkan sarana dan prasarana sebagai penunjang pembelajaran di sekolah.

Ada juga Program Dompet Dhuafa yang diarahkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran di sekolah untuk meningkatkan kemampuan guru dan siswa dalam bidang literasi di kelas awal sekolah dasar. (Edy)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru