Seminar Dan Deklarasi Anti Hoax di UIN Mataram

Mataram (19/11)---Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Universitas Islam Negeri Mataram menggelar seminar anti hoax. Seminar bertajuk “Genereasi Millenial Anti Hoax: Mentradisikan Tabayun dalam Merespon Isu-isu Politik” ini menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai instansi. Mulai dari KPU Provinsi NTB, Bawaslu Provinsi NTB, Dinas Kominfotik Provinsi NTB, dan Polda Provinsi NTB.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Provinsi NTB menyampaikan bahwa terdapat dua hal yang harus dimiliki oleh mahasiswa. Pertama, ialah nilai-nilai kebaikan, mulai dari nilai-nilai kejujuran, saling menghormati, toleransi, persamaan hak, kasih sayang, dan nilai-nilai kebaikan lainnya. Selanjutnya ialah kultur kebaikan yang dapat dipraktekkan, seperti kultur membaca dan berdiskusi.

Selanjutnya materi disampaikan oleh Bawaslu Provinsi NTB berkaitan dengan potensi bonus demografi pada tahun 2030. Bonus demografi ini secara singkat berarti keadaan di mana generasi saat ini akan mengambil peran dalam menjalankan roda kehidupan dari berbagai sisi. Para peserta seminar digelitik oleh pertanyaan “Apa jadinya jika generasi saat ini justru terbiasa menyebarkan berita bohong?”

Sementara itu, pemateri dari Dinas Kominfotik Provinsi NTB yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Dinas Diskominfotik NTB, Ach. Fairuz Abadi, menyampaikan materi yang dikemas lebih santai serta diselingi humor.

“Isi informasi itu ada dua, yaitu yang dapat mengajak orang berbuat baik dan menghentikan orang berbuat buruk. Maka informasi tersebut harus menghasilkan dua hal, mencerdaskan dan memperbaiki peradaban,” pesannya.

Pemateri terakhir dari Polda Provinsi NTB berbicara menyangkut hukum dari tindakan penyebaran hoax. Peserta seminar diimbau agar berhati-hati dalam memanfaatkan teknologi agar tidak mudah menyebarkan suatu informasi jika belum diketahui  kebenarannya secara pasti.

Para peserta yang sebagian besar berasal dari Jurusan Pemikiran Politik Islam (PPI) Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Mataram menyimak penyampaian materi dengan seksama. Di akhir acara, dilakukan deklarasi Tolak Politik Hoax di depan Gedung Pasca Sarjana UIN Mataram. (ela)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru