Majukan Pendidikan Di Indonesia Sinergi Semua Pihak.

Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) merupakan  program kemitraan pendidikan antara Pemerintah Indonesia dan Australia, untuk menemukan dan memahami cara-cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa – khususnya yang berkaitan dengan kemampuan literasi dan numerasi, baik itu di kelas maupun di sekolah. 

Hal tersebut diungkapkan Chris Barnes, Konsul Jenderal Australia di Surabaya, saat memberikan sambutan di acara peluncuran program kemitraan dan hibah inovasi, Rabu (7/11) di hotel JW Marriot Surabaya Jawa Timur.

"Atas nama pemerintah Autralia kami  mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada pemerintah Indonesia dalam kerjasama memajukan pendidikan," kata Chris Barnes.

Kami percaya pendidikan dasar merupakan awal untuk keberlangsungan masa depan. Sehingga siswa-siswi mengetahui tentang literasi dan nunerasi.

"Inovasi memperkuat mutu pendidikan dalam hal  pembelaharan di sekolah dasar, mempelajari tentang  numerasi dan literasi modal untuk tingkatkan derajat pendidikan," kata Konsul Jenderal Australia di Surabaya ini.

Inovasi bertujuan menemukan solusi dalam tantangan pembelajaran. Seperti kemampuan literasi dan numerasi. Transsisi dari bahasa ibu ke bahasa Indonesia.

Melalui kerja sama dengan berbagai organisasi pendidikan di daerah, INOVASI akan memperkuat upaya peningkatan mutu pembelajaran di kelas.

Program ini harus sinergi dan kerjasama yang baik antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama dan INOVASI menjalin kemitraan dengan 17 kabupaten yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Jawa Timur.

Program ini berjalan sejak tahun 2016 hingga tahun 2019 dan dikelola oleh Palladium atas nama Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia.

Kedepan pelatihan tenaga pendidi seperti kemampuan literasi dan numerasi dasar dan pendidikan inklusif, dapat memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas awal di SD/MI. 

Pengalaman berharga dan pengetahuan yang dimiliki masing-masing mitra,  akan berkontribusi terhadap keberhasilan program rintisan yang dilakukan. 

Acara peluncuran pada seminar minggu ini menjadi kesempatan bagi para mitra untuk berkumpul, dan akan menjadi kesempatan berharga untuk mendorong keterlibatan dan kolaborasi antara lembaga pendidikan, LSM dan pemerintah daerah. (Edy)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru