Peringati HLH Sedunia, SMPN 7 Catatkan Namanya di PBB

MATARAM-- Tanggal 5 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia sejak Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkannya pada tahun 1972 silam.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati demi meningkatkan kesadaran global akan kebutuhan untuk mengambil tindakan lingkungan yang positif bagi perlindungan alam dan planet Bumi.

Beragam cara dilakukan masyarakat dalam memperingatinya. Sebagaimana dilakukan keluarga besar SMPN 7 Mataram kemarin. Ketua Panitia Satria Irwandi menjelaskan, ratusan siswa diajak melakukan upaya bersih-bersih sampah anorganik di area Pantai Gading, Kelurahan Sekarbela. Kegiatan ini diikuti pula bersama masyarakat setempat, Dinas LH Kota Mataram, dan jajaran TNI.

Diakuinya bahwa kegiatan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan hasil kerjasama SMPN 7 Mataram dengan United Nation PBB. Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di seluruh dunia. Sehingga kata dia, kegiatan yang dilakukan pihaknya merupakan kegiatan berskala internasional yang diakui dan tercatat sebagai agenda resmi PBB.

"Diperingati serentak dan sudah terdaftar di United Nation PBB. Secara serentak dilakukan di dunia. Satu satunya di NTB. Ini kegiatan internasional yang diakui PBB," ujarnya menjelaskan.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan instrumen penting yang digunakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meningkatkan kesadaran tentang lingkungan serta mendorong perhatian dan tindakan politik di tingkat dunia.

Kepala SMPN 7 Mataram H. Muhammad Sibawaih menjelaskan jika sebelumnya, sebagai rangkaian juga telah digelar lomba poster tentang lingkungan diikuti seluruh siswa. Ini merupakan hasil kegiatan edukasi anak didik agar bagaimana membuat karya tentang lungkungan hidup. Termasuk kegiatan lain ialah lomba kebersihan antar kelas.

Melalui keterlibatan langsung siswa seperti ini, tentunya akan dapat memotivasi siswa dalam rangka mengimplementasi pengetahuan mereka tentang pentingnya menjaga dan merawat lingkungan sekitar, terutama dengan menjaga kebersihan dari sampah anorganik.

"Apalagi kebersihan adalah bagian dari iman," jelasnya.

Diakui, jenis sampah yang dibersihkan di sekitar pantai merupakan sampah anorganik seperti plastik dan botol minuman bekas. Pemilahan jenis sampah dikarenakan untuk sampah anorganik termasuk yang sangat sulit terurai.

"Tujuannya agar habitat di sekitar terawat dengan baik, maka itu yang kita ambil tidak bisa dengan cara dibakar," tutupnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru