Rahasia Matematika

Matematika merupakan sesuatu yang tidak asing lagi di kalangan pelajar saat ini. Matematika adalah mata pelajaran wajib pada semua jenjang pendidikan di Indonesia baik SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Pembelajaran matematika pada masing-masing jenjang pendidikan tersebut dikemas dan disajikan dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda dan materi yang terstruktur. Bahkan, matematika menjadi salah satu pelajaran yang diikutkan dalam Ujian Akhir Nasional. Oleh sebab itu, matematika menjadi salah satu pusat perhatian guru-guru maupun pihak-pihak terkait seperti peneliti, pemerintah, mahasiswa, pekerja, dll. Menjadi pertanyaan bersama, apa itu matematika, apa rahasia matematika sehingga setiap orang perlu belajar matematika sejak SD sampai perguruan tinggi selalu belajar matematika ?.

Menurut beberapa referensi bahwa secara etimologi, pengertian matematika berasal dari bahasa latin manthanein atau mathemata yang artinya belajar atau hal yang dipelajari (things that are learned). Matematika adalah ilmu yang tidak dapat dipisahkan dari realitas kehidupan manusia. Pengembangan ilmu matematika sejak jaman dulu sampai saat ini tidak pernah berhenti. Banyak para peneliti di seluruh dunia berlomba-berlomba melakukan riset tentang ilmu matematika. Seiring dengan perkembangan jaman, peran ilmu matematika tidak akan pernah berhenti dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh sebab itu, dengan perkembangan jaman yang begitu cepat membuat pengertian dan definisi tentang matematika berkembang pula.

Pada kesempatan ini penulis mengambil definisi matematika menurut kurikulum yang pernah berlaku di Indonesia. Menurut kurikulum 2004 (KBK) bahwa matematika merupakan suatu bahan kajian yang memiliki objek abstrak dan dibangun melalui proses penalaran deduktif, yaitu kebenaran suatu konsep diperoleh sebagai akibat logis dari kebenaran sebelumnyasudah diterima sehingga keterkaitan antara konsep dalam matematika bersifat sangat kuat dan jelas”. Menurut kurikulum 2006 ( KTSP ) matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. Perkembangan pesat dibidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori bilangan, aljabar, analisis, teori peluang, dan diskrit. Untuk menguasai dan menciptakan teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika sejak dini. Sedangkan menurut Reys, dkk bahwa matematika adalah telaah tentang pola dan hubungan, suatu jalan pola pikir, suatu seni, suatu bahasa dan suatu alat.

Berdasarkan definisi tersebut, penulis mengambil beberapa poin terkait dengan matematika yaitu matematika adalah ilmu yang dibangun dari proses berpikir yang bersifat deduktif, proses berpikir matematis dan metakognisi dan sikap belajar matematika sehingga menciptakan inovasi – inovasi baru sehingga mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan.

Dari beberapa poin di atas, maka rahasia belajar matematika itu adalah:

  1. Jika belajar matematika, maka akan mengajarkan agar setiap orang menarik kesimpulan suatu permasalahan dari hal-hal yang bersifat universal (umum). Bukan dari hal-hal yang bersifat khusus. Hal ini membantu setiap orang agar tidak menarik kesimpulan secara “kebetulan”. Contohnya, kita tidak boleh jalan-jalan dan mandi di bendungan A, karena sering ada korban tenggelam dan meminta tumbal, karena ada beberapa orang yang kebetulan kecelakaan tenggelam dan meninggal di bendungan tersebut. Sebaiknya harus berpikir bahwa korban tersebut meninggal bukan karena tumbal, namun harus dipikirkan bahwa korban tersebut meninggal karena memang sudah takdirnya, tidak bisa berenang, tidak berhati-hati atau dengan alasan yang logis dan rasional.
  2. Jika belajar matematika, maka akan mengajarkan proses berpikir matematika yang baik artinya akan dapat menempatkan setiap permasalahan dalam koridor yang tepat. Contohnya, pelajar dapat mengklasifikasikan, menyamakan, membandingkan, mengurutkan, menganalisis bagian dan keseluruhan, mengidentifikasi pola yang ada. Selain itu juga, pelajar dapat menyederhanakan masalah dan membuat langkah penyelesaian yang tepat dan sistematis. Pelajar akan terbiasa menyelesaikan permasalahan matematika secara sistematis, aktif, kreatif sehingga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian, pelajar dapat menengok ulang proses dan alur berpikir yang dilaluinya ketika dia berusaha memecahkan masalah. Dengan begitu dia akan dapat melakukan refleksi diri dan menemukan kelemahan- kelemahan serta potensi perbaikannya. Ini akan sangat bermanfaat bagi mereka untuk senantiasa melakukan perbaikan dari hari ke hari.
  3. Jika belajar matematika, maka akan mengajarkan agar selalu bersikap sabar, teliti, cermat dan tidak ceroboh sehingga mampu menfaatkan peluang-peluang yang ada dengan baik. Contonhya. Pada saat mengerjakan soal matematika operasi hitung angka-angka desimal, maka harus memperhatikan dengan benar-benar berapa angka dibelakang koma, jika satu langkah perhitungan salah maka jawaban selanjutnya akan salah semua. Hal ini mengajarkan kita untuk teliti dan cermat. NRC ( National Research Council, 1989:1) sekitar 25 tahun yang lalu menyatakan bahwa “Mathematics is the key to opportunity” artinya adalah matematika adalah kunci kearah peluang-peluang. Dengan belajar matematika saja telah mengajarkan setiap orang untuk menjadi orang sukses dengan memanfaatkan peluang- peluang yang ada.
  4. Jika belajar matematika, maka akan mengajarkan sikap belajar yang baik. Sikap pelajar dalam belajar matematika akan terus tertantang dan senantiasa melakukan banyak hal positif. Pelajar tidak akan mudah menyerah setiap kali berhadapan dengan masalah dan soal-soal matematika. Rasa penasaran akan muncul ketika mendapatkan soal-soal yang dianggap rumit. Bahkan tidak akan pernas puas dengan prestasi yang dicapai dan akan selalu aktif, kreatif dan inovatif memecahkan masalah terkait dengan pembelajaran sehingga mencapai hasil belajar yang baik.
  5. Jika belajar matematika, maka akan mengajarkan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari seperti belajar kombinasi ( statistika ) untuk mengetahui banyaknya formasi tim sepak bola, bola basket, cara duduk yang dapat dibentuk. Aritmatika untuk menghitung kebutuhan belanja ibu rumah tangga, dll. Geometri untuk mengetahui struktur dan banyak bahan bangunan oleh ahli sipil. Aljabar untuk mengetahui soal laba dan rugi. Dan masih banyak kegunaan matematika lainnya.

Matematika merupakan induk dari semua disiplin ilmu yang tidak dapat dipisahkan. Hal ini menurut penulis, menunjukan bahwa matematika memberikan kontribusi besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu peran ilmu matematika dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia adalah Persamaan Helmholtz yang ditemukan oleh Yogi Ahmad Erlangga pada Desember 2005 yaitu dengan menggunakan metode matematika numerik. Menurut para ilmuan bahwa Persamaan Helmholtz ini sangat penting karena digunakan untuk mengintepretasi ukuran – ukuran akustik dalam survei cadangan minyak. Dengan persamaan tersebut membuat banyak perusahan dunia senang karena perusahan- perusahan tersebut dapat menemukan sumber minyak diperut bumi dengan lebih cepat. Penemuan di atas merupakan sumbangsih dari Ilmu Matematika yaitu Metode Numerik. Metode numerik menjadi salah satu mata kuliah wajib bagi jurusan pendidikan matematika atau matematika murni pada perguruan tinggi di Indonesia.

Oleh sebab itu, penulis mengajak, mari terus belajar matematika untuk mencapai masa depan yang cerah. Mulai hari ini, mulai dari diri kita sendiri dan mulai dari hal yang kecill. Mari ajarkan matematika pada anak-anak sejak dini dengan serius, asyik dan menyenangkan.

Oleh: Ahyansyah.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru