Dinas Arpusda Kampanye Membaca Sejak Dini

Dinas Arsip dan Perpustakaan daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa Barat gelar kegiatan Pemasyarakatan dan Kebiasaan Membaca, pada Selasa pagi (03/04). Kegiatan tersebut, digelar di halaman Dinas Arpusda. Kegiatan tersebut bertujuan agar memperkenalkan perpustakaan sejak dini kepada anak-anak. "Dalam rangka meningkatkan ketrampilan agar bakat yang mereka miliki bisa berkembang. Serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara dan berpidato dalam menghadapi kehidupan di era global saat ini," Ungkap Kadis Arpusda KSB, Irawansyah, S.H., M.H. saat menyampaikan laporannya.

Hal itulah yang membuat Dinas Arpusda KSB semangat untuk berinovasi dalam rangka meningkatkan minat baca sejak dini kepada pelajar dan masyarakat KSB. Menurutnya, hal yang meningkatkan pengunjung di perpustakaan secara signifikan adalah pembenahan di dalam ruangan serta suasana dan kenyamanan perpustakaanlah yang sedikit harus dibenahi agar minat masyarakat untuk datang mengunjungi perpustakaan lebih tinggi sehingga nantinya masyarakat sendiri lah yang akan mensosialisasikan dan mempengaruhi orang lain untuk datang ke perpustakaan.

Jika dilihat dari lokasinya, penempatan Perpustakaan Daerah ini sudah tepat karena berada di pusat kota
dan pusat perkantoran. Pihaknya juga akan segera membangun komunikasi dengan pemerintah desa untuk bisa menyalurkan buku-buku ke desa-desa, khususnya desa-desa yang terisolir.

Kegiatan yang secara langsung di buka oleh Bupati Sumbawa Barat tersebut bertemakan "Karakterku budaya lokal, kecerdasanku dalam aneka bahasa, inovasiku karena gemar membaca." Acara juga di isi dengan berbagai macam lomba seperti lomba mewarnai, pidato dan bersekeco yang di ikuti oleh seluruh sekolah se-KSB. Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua DPRD KSB, H. Amir Ma’ruf Husein, M.M. Ketua TP-PKK KSB, Hj. Hanifah Musyafirin, S.Pt, Sejumlah Kepala OPD, sejumlah Kepala Sekolah dan Guru.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M dalam pidatonya mengatakan, bahwa membaca ini adalah pangkal utama yg sangat menentukan karakter manusia itu sendiri. "Membaca ini tidak cukup hanya tugas dari kepala dinas Arpusda dan jajarannya serta bukan hanya tugas guru. Tapi harus dimulai dari lingkungan rumah tangga/keluarga, walaupun orang tua tidak fasih dalam membaca namun orang tua mempunyai tanggung jawab untuk mengajarkan anaknya untuk membaca," tuturnya.

Untuk menangkal pengaruh buruk terhadap anak-anak, salah satunya adalah bagaimana mendorong anak-anak tersebut kearah yang baik dan mendorong mereka gemar membaca. "Dengan membaca mereka akan banyak tau dan memahami sehingga membentuk karakter diri dan mempunyai kepercayaan diri yang sangat tinggi kepada kemampuan mereka masing-masing."Tambah Bupati.

(KominfoFer/Rangga/hatifa/andria)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru