Orang Tidak Terdidik Adalah Dosa Orang Terdidik

KM,walet Selatan- Orang-orang Yang Tidak terdidik di Negeri ini Merupakan Dosa-dosa orang yang terdididik.Begitulah penggalan awal kata-kata pembuka yang disampaikan oleh Dr.  Juwaidin Ismail M.P.d Selaku pemateri dalam diskusi Akhir Tahun Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten Bima bertempat di rumah Makan Dua Putri Palibelo

Juwaidin mengatakan “Kalau Kita merasa diri sebagai orang yang terdidik maka kita harus mendididik dengan cara kita masing-masing” menyoal mengenai cacatan akhir Tahun yang dilakukan SGI sekarang adalah Khususnya Dinas Pendidikan,Kebudayaan,Pemuda dan Olahraga,Jika dilihat ada banyak Muncul masalah baik secara Internal maupun eksternal,Ungkapnya pada Seni (25/12/2017)

Baca:Akhir Tahun SGI Kab. Bima Bedah Pendidikan

“Guru Jembatan menuju Memanusiakan manusia,tetapi kadang Guru menjadi Kambing Hitam karna ketika Siswa mendapatkan Prestasi orang Tuanya yang dipuji tetapi tatkala Siswa terlibat masalah Gurulah yang menjadi sasaran”terangya

Menurut cacatan Juwaidin ada beberapa masalah yang Muncul di dunia Pendidikan pertama mengenai Guru Tidak Tetap (GTT) yang sampai saat sekarang tidak menuai kejelasan, mulai sistem Rekrutmen maupun yang lain sebab yang dipakai bukanlah Data Primer  yang berasal dari Dikbudpora dan BKD sendiri, Solusi terbaik sebenarnya Pemda Bima harus Hapuskan dulu semua yang sukarela lalu dibuka rekrutmen Pegawai honor daerah dengan Standar yang cukup matang sehingga Hasilnya dapat Akuntabel.Kemudian Kedua masalah sertifikasi yang memang tidak memiliki Kontrubusi apa-apa dalam peningkatan Greet pendidikan,justru semakin membuat orang menjadi Malas.tuturnya

Baca:Diskusi SGI “Visi Bima Ramah” Belum Berpihak Pada Pendidikan

Dilanjutkan masalah yang Ketiga ialah mengenai Kepala Sekolah yang nyambi menjadi  Calo Proyek, kemudian mendorong daya oreantasi Kepala Sekolah Pada Bagaimana mendapatkan keuntungan dari dana BOS dan paket proyek swakelola lainya,Bukan menjadi manajer untuk memajukan dan mengembangkan sekolah yang dipimpinya. Keempat mengenai Peran Dewan Pendidikan yang belum maksimal, jika diperhatikan kegiatan dewan pendidikan pada era sekarang cukup Luar biasa dibanding sebelumnya. Jelas Doktor yang banyak menulis Buku tentang pendidikan Ini.

“Kelima, Ada banyak Penganggur yang bekerja, kenapa saya katakan demikian karna Insentifnya lebih Besar dari pengeluaran dan hanya mengandalkan Kemampuan dana BOS dan sekolah,itulah yang disebut dengan Guru sukarela. Digaji bersukur tidak digaji relakan”imbulnya

Diakhir penyampaianya Dr,Juwaidin menghendaki adanya SMK Keguruan yang dapat membentuk Guru yang profesional sejak dini dan pembinaanya dilakukan Secara intensif,sekarang contonya banyak lulusan teknik, elektronik masuk jurusan sosiologi, maka sama sekali tidak relevan,Tutupnya

(opick)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru