Tebar Jaring Agar Pelajar Tidak Komsumsi Obat Terlarang

Diskominfotik NTB melalui program Tebar Jaring atau Terampil Bareng Pelajar Bersaing menggandeng BPOM dalam mengadakan sosialisiasi. Sosialisasi ini mengangkat tema "Penanggulangan Tramadol dan Obat Terlarang Lainnya". Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula SMKN 2 Mataram, (13/12). 

Sosialisasi ini diikuti oleh sekitar 100 siswa dan siswi SMK setempat. Dengan mendatangkan pemateri dari BPOM Mataram,  Baiq Suriati dan Ach fairuzz Abadi dari Diskominfotik NTB. 

Para pelajar diberikan materi mengenai pentingnya memilih obat dan menghindari obat terlarang. Khususnya untuk pelajar putri yang usianya tengah gemar mengkomsumsi kosmetik. Mereka diminta untuk memperhatikan keamaan produk dan jangan lupa mengecek label dari BPOM terlebih dahulu sebelum menggunakan kosmetik. Sementara untuk pelajar putra diminta untuk tidak terbawa arus pergaulan sehingga mengkomsumsi obat terlarang. 

"Adek-adek harus pintar memilih obat yang tepat ya kalau sakit. Harus ingat untuk memilih obat yang telah mendapat izin dari BPOM. Dan jangan sekali-sekali mengkomsumsi obat terlarang ya!" Ujar Baiq Sriati. 

Setelah pemberian materi, acara sosialisasi dilanjutkan dengan tanya jawab antara siswa dan pemateri. Sesi ini berjalan cukup interaktif, karena ada begitu banyak siswa yang menanyakan pertanyaan yang beragam. 

Seperti Hani, salah seorang siswa yang menanyakan langkah Diskominfotik dalam meredam penggunaan tramadol di kalangan pelajar. Apakah cukup hanya dengan melakukan sosialisasi saja.

"Dengan sosialisasi dan penyebaran informasi,  setidaknya yang telah mendengarkan dan memahami tentang bahaya tramadol tidak akan mau mencoba menggunakannya. Nah,  memang mau pake tramadol? " Tanya Fairuzz yang dijawab gelengan kepala oleh siswi tersebut. 

"Nah, berarti satu pelajar terselamatkan," ujar Kabid ikp Diskominfotik NTB di akhir acara. (nov)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru