Bimtek Pengisian Raport Kurikulum 2013 di Bayan

Kelompok Kerja Madrasah Tsawiyah Kecamatan Bayan sebelum semester ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018 mengadakan Bimbingan Teknis tentang pengisian Raport untuk semua madrasah yang tergabung di KKM Kecamatan Bayan. Bimtek dilaksanakan di salah satu gedung madrasah yaitu di MTs. Mk Aur, pada hari Sabtu, 18 November 2017.

Kegiatan ini diikuti oleh 8 Madrasah Tsanawiyah dari 9 Anggota KKM, bertujuan untuk memberikan kesepahaman yang lebih kepada guru, operator madrasah, dan juga kepala madrasah bagaimana mengisi penilaian terhadap peserta didik dengan menggunakan K-13. Untuk KKM Kecamatan Bayan yang menerapkan K-13 ini baru dimulai dari kelas VII pada tahun pelajaran ini, sementara untuk kelas VIII dan IX masih menggunakan KTSP. Pada dasarnya, bimtek K-13 ini sudah dilakukan beberapa kali, tetapi hal ini tetap dilakukan ddemi tercapainya pemahaman guru dan juga penyelenggara pendidikan yang lebih optimal.

Dalam pembukaan kegiatan bimtek yang dilaksanakan, Selam, S. Hi sebagai Ketua Kelompok Kerja (KKM) Kecamatan Bayan menyampaikan kepada peserta untuk mengikuti acara bimtek dengan seksama, walaupun pelaksanaan yang hanya satu hari ini paling tidak mampu dan meningkatkan kapasitas kita sebagai guru juga penyelenggara dalam memahami dan melaksanakan K-13.

Pemateri yaitu ANAS KHAIRUL YAKIN (Pernah Mengikuti Bimtek K-13 sejak Mentri Anis Baswedan, dan juga pernah sebagai Kepala Sekolah SMPN 1 Kayangan/sekolah pertama melaksanakan K-13 di tahun 2013) menyampaiakan bahwa, dengan K-13 ini sekarang sekolah dan guru diberikan kebebasan untuk menentukan standar nilai dan juga kelulusan. Hal ini disadari bahwa setiap sekolah memiliki satndar dan fasilitas yang berbeda-beda, sehingga tidak mungkin juga semua sekolah harus memiliki standar yang sama, baik dalam kenaikan kelas maupun dalam kelulusan. Melalui K-13 ini, maka semua ketentuan diberikan kepada guru maupun pihak sekolah/madrasah yang memang lebih tahu tentang situasi sekolah atau madrasah dan juga standar pengetahuan peserta didik melaului dengan fasilitas yang ada dimasing-masing sekolah.

Dengan adanya K—13 ini, tentunya guru diharapakan lebih banyak menyiapkan sistem penilaian yang sesuai berdasarakan petunjuk teknis. Memang dalam kurikulum ini membutuhkaan banyak waktu dan juga kreatifitas guru dalam memberikan penilaian kepada peserta didik, sehingga nilai yang diberikan lebih konkrit terhadap penilaian anak.

Materi yang disampaikan oleh Nara Sumber ada beberapa yaitu kriteria dan skala penilaian penetapan KKM, interval nilai dan predikatnya, remedial dan pengayaan, alternatif nilai hasil remedial, bentuk pelaksanaan pembelajaran pengayaan, penilaian oleh pendidik, penilaian diri, penilaian antar teman, pengolahan hasil penilaian, deskripsi nilai pengetahuan, penilaian oleh satuan pendidikan, kriteria kenaikan kelas, kriteria kelulusan, dan termasuk hal-hal lain yang berhubungan dengan K-13.




Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru