Guru Non PNS KLU Terima BOSDa

KM. Sukamulia – Jum’at (22 September 2017), guru Non PNS yang mengabdikan diri di sekolah/madrah tingkat SD/MI dan SMP/MTs wilayah Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara menerima BOSDa yang anggarannya sudah mereka tanda tangani pada tanggal 08 Agustus lalu. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Aula DIKPORA Kabupaten Lombok Utara.

Usaia pelaksanaan shalat jum’at, guru Non PNS KLU yang berasal dari wilayah Kecamatan Bayan berbondong-bondong mendatangi kantor DIKPORA KLU yang berlokasi di Gondang. Mereka dating dengan wajah gembira dan harap-harap cemas sebab mereka akan mendapatkan tunjangan selama bulan Januari sampai dengan Juni 2017 yang bersumber dari BOSDa Kabupaten Lombok Utara.

Tepat pada pukul 14.00 wita, petugas sudah siap membagikan tunjangan tersebut di dalam Gedung Serba Guna DIKPORA KLU. Petugaspun mulau mempersilahkan bapak/ibu guru untuk memasuki lokasi pencairan BOSDa. Supaya pencairan dilaksanakan dengan tertib, maka petugas memanggil nama sekolah/madrasah dan guru-guru yang mengabdi pada madrasah yang disebut namanya berbondong-bondong mendekati petugas yang sudah siap dengan draf nama penerima. Petugas kemudian mempersilahkan penerima untuk menandatangani bukti penerimaan dan setelah itu petugas memberikan lembaran rupiah yang jumlahnya sesuai dengan jumlah yang tertera pada bukti penerimaan yang telah ditanda tangani.

Para penerima bergantian menandatangani bukti penerimaan dan keluar dari Aula DIKPORA KLU dengan wajah berseri-seri sebab mereka telah menerima tunjangan BOSDa yang telah mereka nanti-nantikan sejak awal tahun 2017. Pada sekitaran pukul 16.00 wita, semua penerima yang datang di tempat itu telah menerima hak mereka dan petugaspun meninggalkan tempat.

Perlu diketahui bahwa masing-masing guru Non PNS menerima uang sejumlah Rp. 1.140.000,- yang merupakan anggaran untuk 6 bulan. Artinya, setiap bulannya mereka mendapatkan tunjangan sebesar Rp. 190.000,- dari anggaran BOSDa Kabupaten Lombok Utara. Pengambilan tunjangan BOSDa ini tidak boleh diwakilkan, artinya jika si penerima tidak datang maka jatahnya tidak boleh diambil oleh siapapun, termasuk oleh kepala sekolah/kepala madrasahnya. Untuk itu petugas memberikan informasi kepada kepala sekolah/kepala madrasah supaya menginformasikan kepada gurunya yang tidak sempat hadir agar datang mengambil jatahnya pada hari senin atau paling lambat pada hari rabu mendatang sebab pada hari senin hingga hari rabu, di tempat yang sama petugas juga akan membagikan tunjangan BOSDa kepada guru Non PNS KLU yang berasal dari kecamatan lainnya (Kayangan, Gangga, Tanjung dan Pemenang).

Yachhhh, ahirnya kita berharap, semoga dengan adanya tunjangan dari dana BOSDa ini, guru Non PNS Kabupaten Lombok Utara semakin semangat dan giat untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dengan sebaik mungkin demi kemajuan pendidikan Lombok Utara pada khususnya dan provinsi NTB pada umumnya.

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru