Wabup Bima Buka Seminar Pendidikan Karakter

KM NGGARONIPO—Wakil Bupati Bima Dahlan M.Noer membuka secara langsung kegiatan seminar pendidikan karakter yang dilangsungkan di paruga naE Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima—NTB. Rabu, 3 April 2017. Kegiatan ini digagaas oleh para Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiwa Sila STKIP Taman Siswa Bima Kecamatan Bolo.Kegiatan tersebut dengan menghadirkan Narasumber Syech Fathurrahman, S.AG. Melibatkan para siswa – siswi SMPN 1 Bolo dan Seketaris Camat Bolo.

Wakil Bupati Bima, selaku kepala daerah memberikan apresiasi kepada Ikatan Mahasiwa Sila STKIP Taman Siswa Bima Kecamatan Bolo yang telah menggagas kegiatan ini dalam rangka seminar pendidikan karakter bagi generasi muda.

Dikatakan pula bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka Membentuk siswa berkarakter bukan upaya mudah dan cepat. Kita harus melakukan dengan  aksi nyata, sehingga menjadi hal yang praktis dan reflektif. Diperlukan upaya serius dan kebersamaan untuk membuat semua itu menjadi kebiasaan dan membentuk watak dan karakter manusia. Selain itu kegiatn pendidikan karakter ini pula menjadi  salah satu jawaban terhadap beragam persoalan bangsa yang saat ini banyak dilihat, didengar, dan dirasakan, yang mana banyak persoalan muncul yang di indentifikasi bersumber dari gagalnya pendidikan dalam menyuntikkan nilai - nilai moral terhadap peserta didiknya. Hal ini tentunya sangat tepat, karena tujuan pendidikan bukan hanya melahirkan insan yang cerdas, namun juga menciptakan insan yang berkarakter kuat.Terangnya.

Di sisi lain, pendidikan karakter merupakan upaya yang harus melibatkan semua kepentingan dalam pendidikan, baik pihak keluarga, sekolah, lingkungan sekolah, dan juga masyarakat luas. Oleh karena itu, langkah awal yang perlu dilakukan adalah membangun kembali kemitraan dan jejaring pendidikan yang kelihatannya mulai terputus antara lingkungan sekolah yaitu guru, keluarga, dan masyarakat. Pembentukan dan pendidikan karakter tidak akan berhasil selama antara lingkungan pendidikan tidak ada kesinambungan dan keharmonisan. Dengan demikian, rumah tangga dan keluarga sebagai lingkungan pembentukan dan pendidikan karakter pertama dan utama harus lebih diberdayakan yang kemudian didukung oleh lingkungan dan kondisi pembelajaran di sekolah yang memperkuat proses pembentukan tersebut.

Dahlan berharap melalui kegiatan seminar terkait dengan seminar pendidikan karakter ini  diharapkan dapat mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab terutama bagi generasi muda kita.

Menurut panitia pelaksana Abdul Haris, kegaitan ini bertujuan agar kedepan para mahasiswa – mahasiswi dan generasi muda dapat  memiliki karakter kuat yang mampu menjadikan dirinya sebagai bangsa yang bermartabat dan disegani oleh bangsa-bangsa lain terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa dekadensi moral ini tidak kalah memprihatinkan.

Oleh karena itu melalui seminar karakter diharapkan para mahassiwa – mahasiswi dan kalangan generasi muda akan memiliki karakter kuat dan cerdas  sehingga akan  tercipta Sumber Daya Manusia yang merupakan pencerminan bangsa yang berkarakter kuat dan cerdas serta bermoral luhur. Dengan adanya  Sumber Daya Manusia yang demikianlah tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara dapat berlangsung dengan wajar dan natural. Tandasnya.(orisila*) -03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru