Pemuda Pesongoran Buka Bimbel Bahasa Inggris

Memberikan Bimbingan Belajar (Bimbel) kepada anak sangatlah penting, waktu belajar disekolah tidak cukup untuk menambah wawasan anak terutama mata pelajaran yang belum ada disekolah mereka, kegiatan belajar tambahan harus diberikan untuk menambah wawasan kepada anak hal inilah yang dilakukan oleh para remaja  diDusun Pesongoran yang memberikan ruang belajar kepada anak SD dan SMP  berupa kegiatan belajar Bahasa Inggris.

Ditemui Minggu (19/3) Ketua Remaja Dusun Pesongoran, Desa Kuripan Utara,  Sukarianto, S.Pd menjelaskan,  kegiatan bimbingan belajar bahasa Inggris ini diperuntukan bagi anak-anak usia sekolah ini bertujuan untuk memberikan keterampilan berbahasa asing sekaligus memperkenalkan bahasa asing kepada anak-anak sejak dini. “Pelajaran kegiatan menjadi skala prioritas bagi kami seperti bahasa Arab,mengaji dan menghafal Al-Quran. Kegiatan ini kami laksanakan dua kali dalam seminggu yaitu pada Minggu Sore dan pada Rabu sore. Kami memberikan bimbingan kepada adik-adik kami ini hanya dua kali dalam semiggu agar mereka tidak cepat bosan. Kedepan kami akan berikan waktu tambahan kalau motivasi belajar mereka tinggi,” ungkap Sukarianto yang juga sekaligus sebagai tenaga pengajar.

Ditambahkan, para tenaga pendidik rata-rataberpendidikan Sarjana Muda dibantu para dengan latar belakang pendidikan keguruan jurusan bahasa Inggris. Program ini dikhususkan yang dilakukan oleh para remaja Dusun Pesongoran untuk mebangun generasi yang cerdas. Tidak hanya penbelajaran bahasa Inggis yang diberikan pelajaran keagamaan juga menjadi kegiatan prioritas remaja Pesongoran.

Dijelaskan Sukarianto,  kegiatan bimbingan belajar ini dilakukannya secara swadaya bersama remaja Pesongoran. Saat ini lokasi belajar yakni di Mushalla Dusun Pesongoran. “Kegiatan ini sudah berjalan kurang lebih satu bulan minat belajar adik-adik kami sangat tinggi. Kendala yang kami hadapi saat ini adalah peralatan belajar seperti papan tulis , spidol dan modul pembelajaran. Mudahan-mudahan kedepan ada pihak-pihak lain atau donatur yang bisa membantu jalannya proses belajar anak didik kami,” tukasnya. (Akhyar/Wardi) -03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru