Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

MTsN Sumbawa, Inmas _ Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan oleh Keluarga Besar MTsN Sumbawa Jumat 7 Rabiul Akhir 1438 atau 6 Januari 2017 adalah kegiatan rutin yang menjadi program tahunan setiap bulan Rabiul Awal.

Kegiatan Maulid dengan penceramah H. Nasrullah, S.Sos.I PNS di Kemenag Kab. Sumbawa, cukup memberikan pencerahan kepada keluarga besar MTsN Sumbawa.

Dalam uraiannya Ustaz yang disapa H. Nas menjelaskan tentang sikap kaum muslim dalam meneladani Rasulullah SAW. Setiap orang Islam meneladani Rasulullah SAW adalah sebuah kewajiban bagi setiap individu yang hidup dizaman nabi dan setelah nabi.

Nabi Muhammad SAW dilahirkan kemuka bumi ini bukanlah untuk satu golongan tertentu akan tetapi untuk seluruh alam, karena beliau adalah sebagai Rahmatan Lil Alamin. Zaman jahiliayah sudah berlalu dibawa oleh arus masa silam yang mencekam, namun riak-riak kejahiliyahan masih terlihat pada kehidupan manusia zaman ini, terbukti dengan praktek ibadah yang seakan jauh dari suri tauladan Nabi SAW.

Pembuktian rasa cinta kita kepada orang yang kita cintai selalu kita persembahkan hal yang terbaik walaupun hanya bersifat sementara saja, akan tetapi cinta kita kepada Junjungan Alam Nabi Muhammad SAW kadang sulit dan merasa berat untuk membuktikannya,

hal seperti itu janganlah terjadi pada kita, lebih-lebih kita yang memang mengetahui siapa sosok Manusia Mulia yang pernah ada dimuka bumi ini. Nabi Muhammad SAW adalah junjungan yang harus kita ikuti seluruh jejak yang tertanam pada dirin-Nya entah itu, ucapan, perilaku yang sudah cukup jelas bisa diadopsi melalui aA-Quran dan Hadits.

Selama kita berpegang kepada dua petunjuk tersebut maka kita akan digolongkan kedalam orang yang selamat dunia dan akhirat. Acara Maulid yang berlangsung di Mushalla Babussalam MTsN Sumbawa cukup meriah.

Kemeriahan itu terlihat dari lomba kreasi Male yang disumbangkan oleh masing-masing kelas untuk seluruh guru dan tamu undangan dan sebagai wahana membiasakan cinta sedekah dan mempertahankan adat Tau Tana Samawa. Warna warni bunga berbahan kertas dengan bertangkai rautan bambu terlihat menghiasi potongan batang pisang. Selain bunga warna-warni yang menghias male, gantungan telur, buah-buahan bahkan pecahan uang kertaspun turut memperindah kreasi siswa dan wali kelas.

Dalam Sambutan Kepala Madrasah Adiat, S.Ag mengajak kepada seluruh keluarga besar Madrasah agar terus hidup dalam melestarikan apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Disekolah harus hidup dengan sunnah, dirumah, dikantor dimana saja kita berada harus kita hidup sesuai dengan tuntunan syariat, karena kita hidup dengan sunnah berarti kita mencintai Rasulullah SAW.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru