Organisasi Sebagai Wadah Pengembangan Kemampuan Mahasiswa

Berbicara mengenai Mahasiswa selalu menarik, karena mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mampu menyelesaikan akademik dengan baik, atau mendapatkan nilai yang memuaskan. Akan tetapi masiswa diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan wajah negeri melalui daerah yang tempat lahirnya.

Setiap orang yang mengesahkan dirinya menjadi mahasiswa selalu akan mendengar bahwa dia adalah agen perubahan, dia adalah agen sosial control, di pundaknyalah segala harapan akan ditumpukkan, wajar saja karena Mahasiswa adalah makhluk tuhan yang idealis, yang fikirannya sudah tidak bisa dipengaruhi lagi oleh orang di luarnya.

Menjadi mahasiswa artinya harus siap memikul tanggung jawab yang sangat berat, oleh karena itu segala ilmu hendaknya dikuasai oleh seseorang yang berkesempatan  gelar mahasiswa. Masyarakat pada umumnya biasanya tidak mau tahu tentang apa jurusan yang diambil seseorang ketika menjalani profesi sebagai mahasiswa. masyarakat selalu mengharapkan ia bisa dalam segala hal, terkait itu urusan dunia maupun akhirat.

Jika Mahasiswa hanya belajar di dalam ruangan kelas saja, maka kemampuan yang ia miliki tidak sepenuhnya akan bisa dikeluarkan, sebab belajar di dalam kelas merupakan sesuatu yang sangat terbatas. Mahasiswa hanya akan mengetahui tentang pelajaran yang ada di ruangan itu saja.

Apabila seorang Mahasiswa ingin mengembangkan kemampuannya dan mengasah keilmuannya untuk menghadapi masyarakat nantinya setelah ia lulus dari perkuliahan, maka seharusnya pada saat kuliah dia mengikuti organisasi organisasi kemahasiswaan sebgai bekal dia dalam menyempurnakan Tri Dharma perguruan tinggi. Karena Pengabdian kepada masyarakat merupakan penilaian akhir dari keseuksesan seorang sarjana.

Organisasi menawarkan banyak hal, tidak hanya tentang pelajaran perkuliahan, akan tetapi juga pelajaran tentang kehidupan. Pada saat berorganisasi biasanya seseorang bakal mampu untuk membuka cakrawala berfikir ke arah yang lebih luas karena pembahasannya yang lebih bebas. Ilmu-ilmu yang ada dalam organisasi sangat dibutuhkan untuk menghadapi masyarakat setelah resmi melepas baju perkulahan.

Ketika seorang mahasiswa mampu untuk memadukan dengan baik, antara ilmu akademik dan ilmu organisatoris, maka ia akan menjadi sarjana yang sukses.

"Kalau sudah mendapat ijazah Ma'had*Jangan banggakan ijazah kertas mengkilat. Berusaha lagi agar sampai mendapat Ijazah termulia ijazah masyarakat"

Wasiat maulanasyaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid

*Ma'had adalah perguruan tinggi yang belajar dengan duduk bersila dan mengkaji kitab kuning atau biasa disebut kitab gundul.


 
 
 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru