Imtaq dengan judul "Pacaran Dalam Islam "

MAN 2 Sumbawa_Inmas , Imtaq Jum’at Madrasah Aliyah negeri 2 Sumbawa yang disampaikan oleh Sukmawati siswa XI IPS 1 di Halaman Madrasah, Jumat 18/11/2016.

Hadir dalam Imtaq Kepala Madrasah , para dewan guru serta Tata Usaha, kegiatan ini adaah kegiatan rutinitas Madrasah Aliyah Negeri 2 Sumbawa.


Dalam penyampaian dakwah islamiyah yang disampaikan siswa tersebut dengan judul “ Pacaran Dalam Islam” 

Dewasa ini, bukanlah hal yang baru lagi ketika kita melihat pasangan remaja putera dan puteri dipinggir jalan, di kafe, restoran, jembatan, atau di mana saja.

Mereka nampak asyik mengumbar yang katanya disebut sebagai sesuatu yang mesra itu. Menunjukkan betapa bahagianya mereka saling memiliki satu sama lain alinan hubungan bernama pacaran.


Tidak segan oleh mereka berdua-duaan baik di tempat umum bahkan di tempat yang jauh dari keramaian. Padahal, Rasulullah SAW bersabda yang artinya; “Tidak boleh antara laki-laki dan wanita berduaan kecuali disertai oleh muhrimnya, dan seorang wanita tidak boleh bepergian kecuali ditemani oleh muhrimnya.” (H. R. Muslim)

Salah jika hanya menyebut para remaja saja yang berbuat demikian, karena orang dewasa pun juga banyak  yang melakukannya. Sedihnya, budaya pacaran itu bahkan sudah menancapkan akarnya pada anak-anak belia yang masih duduk dibangku sekolah dasar berseragam merah dan putih. Sungguh miris sekali.

Sebetulnya, budaya pacaran itu adalah budaya asing yang masuk ke Indonesia akibat daripada globalisasi. Karena filter yang kurang, akhirnya banyak yang ikut terjerumus dalam budaya tersebut. Padahal, harusnya diketahui bahwa pacaran tidak lain adalah perbuatan dosa yang ujungnya akan mendekati kepada zina yang merupakan dosa besar.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru