Rapat Pemantapan Tugas Guru

Alas Barat,Inmas_Pada hari sabtu 24 Juli 2016 diselenggarakan rapat pemantapan pembagian tugas atau beban kerja guru pada lingkungan MA NW Alas Barat yang dipimpin langsung oleh Kamad MA NW Alas Barat Bapak Hulaimi, AMd. yang mengagendakan beberapa point penting agar diserap oleh seluruh komponen guru MA NW Alas Barat.


Hal yang paling menarik untuk dibicarakan dalam kesempatan tersebut adalah perkembangan penerimaan siswa baru pada tahun ajaran ini yang sudah melebihi target yang diinginkan. Jumlah siswa baru yang diterima MA NW Alas Barat tahun ajaran ini berjumlah 43 orang sehingga berkembang wacana untuk membentuk kelas 10 menjadi dua rombel.

Wacana tersebut disepakati oleh Kamad dan seluruh guru MA NW Alas Barat yang menghadiri rapat tersebut meskipun kesulitan teknis akan menjadi kendala yang cukup rumit untuk kelangsungan Proses Belajar Mengajar (PBM) pada lingkungan MA NW Alas Barat. Pasalnya ruang rombel yang tersedia pada MA NW Alas Barat saat ini hanya 3 ruang saja, sedangkan rombel yang sudah ada berjumlah 5 ruang saja, dua rombel diantaranya terpaksa menggunakan ruang Laboratorium IPA dan ruang guru yang dijadikan ruang kelas belajar (RKB).

jadi permasalahan yang akan dihadapi adalah harus difikirkan satu ruang rombel kembali bagi kelas 10 yang baru. Beberapa pemikiran dan usulan tentang teknis mempersiapkan kelas baru disampaikan oleh beberapa guru yang hadir dalam rapat tersebut dan disepakati untuk sementara waktu kelas 10 disekat menggunakan triplek meskipun hal ini tentu akan berdampak kepada tingkat kesulitan konsentrasi kelas ketika berlangsunnya PBM.

Akan tetapi diharapkan hal ini berlangsung sementara saja yakni sekitar satu atau dua bulan kedepan dan setelah itu nantinya diharapkan ada bantuan dana atau ada donatur yang bisa membantu pembangunan RKB terutama dari pemerintah untuk dapat memikirkan masalah ini. Tidak ketinggalan ikut bicara dalan pemikiran kelas baru tersebut guru tersertifikasi yang menyatakan diri siap berinfaq mengeluarkan dana apadanya agar bisa secepatnya disiapkan ruang semi permanen bagi kelas yang baru, dengan harapan tidak ada gangguan teknis ketika berlangsungnya PBM. () -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru