Budaya Menabung, SMKN 1 Gerung Gandeng Bank NTB

Tradisi berhemat dengan cara menyisihkan sebagian uang belanja untuk ditabung khususnya bagi pelajar hendaknya dimulai sejak dini. Peran institusi sekolah, orangtua wali dan lembaga perbankan haruslah menjadi mentor terdepan atas gerakan gemar menabung bagi pelajar. Menuju itu semua, Jumat (18/11) lalu SMKN 1 Gerung menggandeng Bank NTB Cabang Gerung untuk memberikan pencerahan, pemahaman sekaligus memotivasi para pelajar lingkup SMKN 1 Gerung untuk hidup berhemat dengan cara menabung. “Gerakan gemar menabung bagi para pelajar ini merupakan tindaklanjut dari gerakan serupa yang telah dicanangkan Wagub NTB beberapa waktu lalu,” jelas Hj. Bq. Alwani Uzair dari Bank NTB cabang Gerung.

Inisiasi antara lembaga pendidikan dan perbankkan ini tentu saja mendapat apresiasi tinggi dari segenap dewan guru, para pelajar dan TU di SMKN 1 Gerung. Semangat ini justru ditunjukkan oleh Kepala SMKN 1 Gerung, Drs. Zainal Arifin, M.Pd dengan memberi hadiah bagi para siswanya berupa buku tabungan dan isinya yang bisa menjawab pertanyaan.

Tidak ketinggalan Bank NTB Cabang Gerung dipimpin Ny. Hj. Alwani Uzair menghadiah sejumlah buku tabungan beserta isinya kepada siswa SMKN 1 Gerung yang menjawab dengan benar berbagai produk tabungan Bank NTB. Dan serangkaian kegiatan olahraga menyambut HUT PGRI ke 70 Bank NTB Cabang Gerungpun member dukungan berupa bantuan dua buah bola basket kepada pihak sekolah.

Ny. Hj. Bq. Alwani Uzair dalam sosialisainya mengajak para siswa untuk untuk selalu hidup hemat dengan cara gemar menabung. “Gemar menabung selain merupakan pendidikan karakter para siswa,disiplin dan bernilai edukasi bagi siswa, juga sebagai bekal dan kesiapan siswa setelah mereka keluar dari sekolah. Mereka bisa memanfaatkan hasil tabungannya untuk modal usaha agar hidup mereka lebih mandiri,” ujar Alwani.       

Road Show ke sekolah-sekolah lainnya dikatakan Alwani, juga sering dilakukannya. Tujuannya tak lain bagaimana mengajak para pelajar untuk selalu berhemat dan mulai memikirkan masa depan yang lebih baik dengan cara gemar menabung. Masalahnya para pelajar saat ini lebih mengarahkan keuangannya ke hal-hal yang sifatnya konsumtif. “Lebih baik mereka membiasakan diri menabung. Jika saatnya nanti mereka perlu biaya pendidikannya, ada yang bisa diharapkan,” ujar perempuan ramah ini.

Menurut Alwani, selain bernilai edukasi dari kegemaran menabung ini, terkandung nilai pembelajaran lainnya yang bisa dipetih. Ia member contoh, dengan menabnung para siswa bisa mengetahui mengetahui proses transaksi administrasi di Bank serta proses pembuatan dan penggunaan ATM. “Bank NTB punya tiga produk tabungan. Diantaranya Tabungan Simpeda, Tabunganku dan Tambora dan Simpel (Simpanan Pelajar),” tegasnya.

Ke depan Alwani berharap agar jajaran pendidikan di Lobar bisa bekerjasama dengan Bank kebanggan masyarakat Lobar ini yang lebih baik terutama para siswa. Demikian  juga kalangan guru bisa memberikan pemahaman akan kesadaran mereka untuk lebih hidup berhemat dengan cara gemar menabung kepada siswanya. “Kecuali itu juga diharapkan ada kepedulian orangtua untuk memotivasi anaknya agar hidup hemat dengan menyisihkan uang belanjanya untuk menabung,” tambahnya.

Khusus tabungan Simpel, Alwani menjelaskan, jika produk yang satu ini merupakan produk terakhir dari Bank NTB yang ditetapkan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)diperkenalkan kepada para pelajar da Simpel ini ada di seluruh Indonesia.  Simpel ini dikeluarkan dalam rangka perluasan akses keuangan, khususnya bagi para pelajar. Berbagai prosedur dan persayaratan dipaparkan Bq. Alwani Uzair saat itu.

Secara umum kata dia, tujuan umum menabung untuk meningkatkan pemahaman kepada siswa, orangtua dan lingkungan sekolah khususnya produk tabungan Simpel. Meningkatkan akses keuangan yang mudah dijangkau, biaya ringan dan fitur yang menarik siswa sekolah. Menciptakan budaya gemar menabung dan melatih mengelola keuangan sejak dini. Mengajarkan kepada siswa utk memiliki dan mengembangkan asset dengan cara menabung. Hal ini utk member motivasi pada anak-anak agar menyanyangi uangnya.

Adapun manfaat menabung bagi siswa kata Alwani, sebagai sarana edukasi keuangan bagi siswa, mendorong budaya gemar menabung, melatih mengelola keuangan sejak dini.  Memberi edukasi kepada orangtua tentang pengelolaan keuangan bagi anak-anak. Memudahkan orangtua untuk mengontorol keuangan pengeluaran anak. Dan untuk sekolah sarana edukasi keuangan bagi siswa dan guru, menumbuhkembangkan budaya menabung di sekolah serta sarana sistem pembayaran keuangan yang efektip dan efisien di lingkungan sekolah. (wardi) - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru