Guru Wajib S1 Kalau Tidak!

Assalamualaikum... bagi kawan-kawan Guru sesuai informasi bahwa paling lambat per Desember 2015 Guru wajib memegang gelar S1. Hal itu dilakukan sebagai syarat untuk tetap menerima tunjangan profesi sertifikasi Guru dan juga tunjangan fungsional sebagai guru pendidikan. Hal ini adalah berdasarkan pada aturan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) Pasal 82 Ayat (2).

"Guru yang belum memiliki kualifikasi akademik dan sertifikat pendidik sebagaimana dimaksud pada Undang-Undang ini, wajib memenuhi kualifikasi akademik dan sertifikat pendidik paling lama 10 (sepuluh) tahun sejak berlakunya Undang-Undang ini."

Penghapusan tunjangan profesi dan fungsional guru ini adalah sebagai imbas pemberlakuan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Yang mana di dalam aturan dan juga regulasi tersebut mengatur pendidikan guru minimal harus sarjana (S1) jika ingin mendapatkan tunjangan.

Undang-Undang Guru dan Dosen UUGD ini telah mulai diberlakukan sejak 30 Desember 2005. Dengan demikian bahwa batas waktu guru untuk menyelesaikan pendidikan untuk mendapatkan gelar sarjana adalah maksimal per 31 Desember 2015 tahun ini.

Aturan soal penetapan dan syarat kualifikasi guru ini harus minimal sarjana (S1) juga dikuatkan pula oleh adanya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, terutama dalam Pasal 63 Ayat (1).

"Guru yang tidak dapat memenuhi kualifikasi akademik, kompetensi, dan sertifikat pendidik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, dalam jangka waktu 10 (sepuluh) tahun sebagaimana ditentukan dalam Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen setelah yang bersangkutan diberi kesempatan untuk memenuhinya, kehilangan hak untuk mendapat tunjangan fungsional atau subsidi tunjangan fungsional dan maslahat tambahan,"

Semoga informasi ini bermanfaat, salam PGRI. bersumber dari (). Alamsyah () -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru