Belajar dari Diri Sendiri

Tubuh sebagai Inspirasi Berbagai Teknologi

Ada sebuah pelajaran yang sangat berharga yang bisa kita peroleh dengan mempelajarai organ tubuh kita. Di dalam tubuh kita terdapat beberapa “lubang” (hidung, telinga, mulut, pori-pori, dll.) dan masing-masing lubang tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda.  Ada lubang yang berfungsi untuk memasukkan makanan dan minuman dan ada yang berfungsi sebagai lubang pembuangan  sisa makanan dan minuman yang telah masuk ke dalam tubuh kita.

 

Konsep “lubang” diatas telah menginspirasi banyak ilmuan untuk menciptakan berbagai macan alat seperti mesin pembuat jajan (snacks), mesin penggiling padi, mesin parut dan bahkan mesin cetak. Setiap mesin tersebut memiliki lubang (bagian) yang digunakan untuk memasukkan bahan dasar (raw materials) serta lubang untuk mengeluarkan hasil proses.  Misalnya pada mesin penggiling gabah dimana pada mesin tersebut gabah akan dimasukkan lewat atas dan hasil akhirnya dikeluarkan lewat bagian bawah.  Selain itu, sistem pemasukan dan pengeluaran dalam tubuh kita juga diadopsi oleh berbagai perusahaan pertambangan (mining companies) dimana tanah yang mengandung mineral akan dimasukkan lewat bagian pemasukkan dan hasil produksi serta sisa (tailing) akan dikeluarkan lewat saluran pembuangan.

 

Teori Hidup Sehat Berasal dari Tubuh Manusia

Tubuh kita dituntut untuk bergerak dan jiwapun dituntut untuk terus aktif. Agar bisa bergerak secara aktif, maka jiwa dan raga kita perlu mendapatkan asupun makanan (food intake). Tubuh (jasmani) kita memerlukan makanan dan minuman serta udara agar tetap fit, sedangkan untuk jiwa kita dibutuhkan “nutrisi kerohanian (food for soul)” yang bersumber dari mempraktikkan ajaran agama, sehingga ia tetap bisa stabil (a stable state of mind and soul). Asupan yang masuk ke dalam tubuh kita akan berubah menjadi energi, namun tidak semuanya akan digunakan sebagai energi karena sebagian kecil hanya menjadi zat sisa dan harus dikeluarkan kembali oleh tubuh kita melalui saluran pembuangan.  Contoh sederhana dari penjelasan diatas adalah saat kita minum segelas air untuk menghilangkan rasa haus atau sepiring nasi untuk mengilangkan rasa lapar. Makanan dan minuman yang masuk tersebut akan berubah menjadi tenaga kita namun ada sebagian kecil yang harus dikeluarkan melalui berbagai saluran pembuangan yang telah ada pada diri kita.  Kenapa harus keluar? Ada dua alasan penting, pertama karena ia tidak berubah menjadi energi tetapi berubah menjadi zat sisa; kedua karena apabila menahannya di dalam tubuh, maka itu akan jadi penyakit yang bisa mengganggu serta merusak fungsi dari organ tubuh kita. Sakit merupakan kondisi dimana salah satu dari organ tubuh kita, juga jiwa kita, tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena ada faktor pengganggu. Dengan demikian, mengeluarkan zat-zat sisa tadi sangat penting untuk dilakukan untuk menjaga agar anggota tubuh kita tetap bisa berfungsi dengan baik.


Belajar dari fungsi tubuh tersebut, maka ada satu pelajaran penting yang bisa kita petik yaitu “sebagian kecil dari apa yang kita terima harus dikeluarkan kembali agar tubuh kita tetap sehat”. Konsep ini tidak saja berlaku dalam hal makanan tetapi juga dalam hal harta benda yang kita peroleh dari hasil keringat dan kerja keras kita. Setiap bentuk harta benda yang kita peroleh apabila sudah mencapai jumlah tertentu (nisab) harus di keluarkan baik melalui zakat, infak sodakoh maupun hadiah. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan potensi munculnya masalah yang muncul karena harta yang kita miliki. Dengan memberi (mengeluarkan) sebagian dari apa yang kita miliki insya Allah akan memberikan kesehatan batin (kebahagiaan, ketentraman, kenyamanan) bahkan kemudahan dalam hidup kita. Kondisi ini disebabkan karena pemberian tersebut memungkin kita untuk menjaga hubungan baik dengan orang lain, membuat orang lain menghargai dan menyayangi kita, serta insya Allah mendapatkan ridho dari Allah, Tuhan sang maha Pencipta dan Pemberi Rezeki.  Mengeluarkan sebagian dari apa yang kita miliki juga merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang menjadikan kita diberikan kemudahan hidup dan tambahan rezeki dari Allah SWT.  [] - 05

Semoga Bermanfaat

Marham Jupri Hadi, M.Ed* Email:; facebook:marhamhadi

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru