Siswa Tak Ikuti Upacara Hardiknas

KM, Woja/Saneo - Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei 2015 yang diselenggarakan di Lapangan Bola Desa Soro Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu pada Sabtu (02/05) kemarin berlangsung lancar dan berjalan singkat. Upacara yang dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua dan Anggota DPRD, SKPD serta para guru PNS dan sertifikasi tersebut terlihat tidak sesuai dengan momentum Hardiknas, pasalnya, tidak terlihat siswi siswa yang mengikuti upacara. Yang ada hanya siswa organisasi pramuka dan PMI.

Pandangan tersebut terlihat saat barisan peserta upacara berjejer ditengah lapangan Bola Desa Soro Kempo. Lokasi upacara Hardiknas tahun ini dinilai terlalu jauh untuk jangkauan untuk siswa yang berada di Kota Dompu yang biasanya ketika Upacara peringatan Hardiknas di Pendopo Dompu selalu dipadati oleh para siswa diberbagai di Kabupaten Dompu.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dompu H Ickhtiar SH,  yang dikonfirmasi media ini mengatakan, tidak perlu siswa yang banyak-banyak untuk mengikuti Upacara Hardiknas cukup perwakilan saja. "Hanya efisiensi saja, karena lokasinya juga jauh untuk dijangkau para siswa cukup perwakilannya saja yang mengikuti upacara hari ini," tutur HI pada pada sejumlah wartawan. Sementara terpilihnya lokasi upacara yang jauh dari wilayah strategis sehingga tidak mampu dijangkau oleh para siswa yang hendak mengikuti upacara, HI menjelaskan, pemilihan lokasi upacara di Kecamatan Kempo, karena efisiensi waktu untuk bupati Dompu karena Bupati Dompu, selain mengikuti upacara, bupati juga memiliki agenda yang lain di Kecamatan yang sama sehingga tidak terlalu menghabiskan waktu untuk kesana kemari.

Efisisensi waktu yang dilakukan oleh pemerintah Daerah pada upacara peringatan Hardiknas tahun ini dihadapkan dengan persoalan minimnya peserta upacara Hardiknas yang mengikuti, selain karena lokasi yang jauh untuk dijangkau para peserta harus mengikuti perintah pengambil kebijakan yang ingin mengefisiensikan waktu kerjanya di Kecamatan Kempo. Alhasil pantauan media ini dilokasi upacara terlihat banyak guru yang tidak mengikuti upacara sehingga duduk diteras rumah warga dan pinggiran lapangan bola yang menjadi lokasi upacara. Alasan para guru yang tidak mengikuti uoacara tersebut pada media ini cukup bervariatif, ada yang beralasan terlambat datang karena terlalu jauh, ada yang beralasan twrlambat datang karena bocor ban ditengah jalan,  dan ada pula yang beralasan capek karena mengendarai kedaraannya pada pagi hari.

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru