Protes Mutasi, Belasan Orang Datangi UPTD Dikpora Pajo

KM, Woja/Saneo Dompu - Karena Kecewa Anggota keluarga yang menjadi guru dan Kepala Sekolah di Wilayah Kecamatan Pajo ikut merasakan imbas Mutasi Pamungkas Bupati Dompu, Senin (27/04) pagi kemarin, belasan orang yang mengaku pendukung HBY datangi kantor UPTD Dikpora Kecamatan Pajo. Kedatangan massa HBY tersebut untuk memprotes Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Pajo Hikmah S.Pd yang telah memasukan nama keluarga mereka dalam daftar guru dan kepala sekolah yang akan dimutasi.

Keluarga para guru dan kepala sekolah yang termutasi mengaku kecewa karena tidak sepantasnya mereka yang merupakan orang-orang H Bambang yang telah memenangkn HBY di wilayah Pajo harus termutasi dan tidak mungkin HBY mempangkas semua orang-orangnya. “Ini ulah Kepala UPTD yang mengusulkan nama-nama orang yang akan termutasi, kami ini orang HBY dan tidak mungkin HBY memutasikan keluarga kami,” ujar Salah seorang Asikin suami salah seorang guru yang termutasi pada media ini kemarin.  Asikin juga mengatakan terjadinya mutasi yang menimpa istrinya tersebut karena usulan dari Himah yang selaku Kepala UPTD Dikpora Pajo.

Aksi protes yang berakhir dengan dialog tersebut dikawal oleh aparat Kepolisian Sektor Pajo, hadir juga dalam aksi tersebut Camat Pajo H Abdul Rahim, Kapolsek Pajo IPTU Made Sartika. Proses dialog yang sempat diwarnai dengan adu mulut tersebut hampir berakhir dengan adu jotos, pasalnya Sekertaris UPTD Pajo Suharsono, yang juga sebagai penanggung jawab sekaligus menggerakkan massa membentak-bentak Kepala UPTD karena telah sepihak mengirimkan nama-nama guru dan kepala sekolah untuk dimutasi, yang tanpa sepengetahuan dirinya sebagai Wakil UPTD Pajo. Dan dalam nama guru dan kepala sekolah yang dikirim tersebut terdapat nama istrinya. “Saya minta pertanggung jawaban dari kepala UPTD yang mengusulkan nama-nama yang termutasi ini, dan istri saya juga ikut termutasi,” ujar Suharsono dalam dialog.

Suharsono juga mengaku, bahwa sebelumnya terkait masalah ini, dirinya sudah bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu dan bertanya kenapa istrinya harus termutasi sedangkan dirinya keluarga besarnya adalah pendukung HBY. “Saya sudah bertemu dengan H Ihktiar, yang bertanya tentang masalah ini, HI menjawab, HI tidak tahu kalau istrinya termutasi,” jelasnya. “Kami minta semua guru dan kepala sekolah pendukung setia HBY yang termutasi tanpa alasan yang jelas agar 1x 24 jam dikembalikan ditempat semula, dan juga kami minta agar Kepala UPTD dipindahkan dari UPTD Pajo,” tegasya Harsono.   

Sementara itu, Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Pajo, Hikmah menanggapi hal tersebut, dirinya tidak tahu menahu terkait pengusulan nama-nama pendukung HBY yang termutasi. “Sebenarnya masalah mutasi bukan wewenang saya, tapi wewenng Bupati dan ini buan spenuhnya kerjanya saya. Dan saya tidak pernah mengusulkan nama-nama orang yang akan termutasi,” tandasnya. Hikmah juga mengaku kalau dirinya siap jika diindahkan kemanapun karena dengan tindakannya yang dinilai tidak pantas tersebut.

Aksi protes tersebut berjalan 2 jam lebih dan melahirkan kesimpulan masalah ini akan dilaporkan kepada Bupati Dompu supaya dapat menindak lanjuti masalah ini. Dan massa HBY membubarkan diri dengan tertib dengan membuat keputusan kalau tidak ditindak lanjuti tuntutan protes mereka, maka mereka akan menyegel kantor UPTD tersebut sampai keluarga mereka yang termutasi dikembalikan ditempat yang semula.

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru