Koordinasi Guru Madrasah KLU

KM. Sukamulia – Selasa tanggal 07 April 2015, Kemeterian Agama Kabupaten Lombok Timur menggelar Rapat Koordinasi Guru Madrasah. Acara ini diselenggarakan di Pondok Pesanteren Nurul Huda Gondang Desa Gondang Kecamatan Gangga sejak pukul 08.30Wita hingga 11.45 Wita. Tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk meningkatkan silaturrahmi kepala madrasah, guru dan pegawai Kantor Kemeterian Agama KLU dan guna mensosialisasikan beberapa informasi yang menyangkut aktivitas pendidikan di lingkup madrasah.

Meski hujan mengguyur Kabupaten Lombok Utara sejak dini hari, namun guru-guru madrasah se-lingkup Kabupaten Lombok Utara tetap antusias untuk menghadiri undangan Kepala Kemeterian Agama KLU yang dilayangkan via sms pada hari Senin, 06 April 2015. Hal ini terlihat dari jumlah guru madrasah yang menghadiri acara tersebut. Sebanyank 79 orang kepala madrasah dan guru MI, MTs dan MA yang berasal dari seluruh wilayah KLU hadir dan membubuhkan tanda tangan di daftar hadir yang disediakan oleh panitia kegiatan. Banyak diantara mereka yang datang dalam keadaan basah kuyup akibat diguyur hujan di sepanjang perjalanan. Acara ini juga dihadiri oleh beberapa orang pegawai Kemenag dan pengawas madrasah KLU.

Kepala Kemeterian Agama KLU (Dr. Haji Muallip, M. Pd) memberikan apresiasi yang luar biasa atas kegigihan dan atusis kepala dan madrasah yang menyempatkan diri untuk menghadiri acara itu. Hal ini beliau ungkapkan pada saat menyampaikan kata-kata sambutannya, “saya sangat bangga kepada bapak kepala madrasah dan guru-guru madrasah KLU yang menyempatkan dirinya menghadiri acara ini. Ini merupakan salah satu bentuk keseriusan guru madrasah KLU dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Meski hujan tidak kian reda tetapi bapak/ibu/saudara tetap menyempatkan diri untuk datang ke tempat ini. Sekali lagi, saya peribadi sangat bangga dan mengucapkan terimaksih yang tiada tara atas kehadiran bapak/ibu/saudara, semoga Allah mencacatat langkah bapak/ibu/saudara di dalam buku catatan kebaikkan-Nya dan semoga Allah tetap menjaga semngat kita sekalian supaya tetap istikomah menjalankan tugas dan fungsi kita untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Lombok Utara yang kita cintai ini”, ungkap beliau sambil mengajungkan jempol tangan kanannya berkali-kali.

Pada kesempataan itu juga Dr. Haji Muallip, M. Pd memberikan berbagai informasi kepada hadirin, diantaranya adalah informasi mengenai perubahan pos Dana BOS, masalah pencairan BSM, pelaksanaan Ujian Nasional, dan kelengkapan data madrasah.

Dana BSM akan dicairkan mulai minggu depan, untuk itu setiap madrasah dihimbau untuk mempersiapkan segala kelengkapan dan persyaratan pengambilan dana tersebut. Dana BSM harus diambil sendiri oleh siswa-siswi yang bersangkutan dengan didampingi oleh orang tua mereka. Untuk mempermudah pencairannya, pihak Kemenag bekerjasama dengan pihak Bank BRI dan nantinya pihak Bank yang akan datang ke madrasah sehingga pihak pengelola madrasah tidak repot dan kewalahan, jelas Muallip dengan tegas.

Beliau menambahkan, terkait dengan Dana BOS terjadi perubahan yang disebabkan oleh adanya penambahan jumlah siswa di setiap madrasah, oleh sebab itu pencairan dana BOS agak terlambat dan kami mohon kepada bapak kepala dan guru madrasah KLU supaya bersabar dan tetap istikomah menjalankan tugas. Kami akan berusaha semaksimal mungkin supaya Dana BOS itu bisa gera dicairkan, pungkasnya.

Pada kesempatan itu juga, Kepala Kemeterian Agama dan Kasi Pendis menghimbau kepada setiap pengelola madrasah, terutama kepala madrasah dan oprator madrasah supaya segera melengkapi data-data madrasah, terutama Data Emis, usulan Tunjangan Fungsional dan data-data lainnya sebab data-data itu sangat berpengaruh terhadap cepat lambatnya pencairan dana-dana untuk madrasah.

Terkait dengan masalah pelaksanaan Ujian Nasional, setiap pengelola madrasah dihimbau mempersiapkan siswa-siswinya untuk menghadapi ujian tersebut supaya mereka dapat mengikuti Ujian Nasional dengan baik dan dengan nilai yang baik pula.

“Siswa-siswi kita tolong dijaga dengan baik, jangan sampai ada diantara mereka yang kawin sebelum pelaksanaan UN sebab mereka sudah terdaftar dalam Daftar Nama Teteap Peserta Ujian Nasional dan sungguh kasian apabila mereka tidak bisa ikut ujian hanya gara-gara kepuasaan sesaat”, pungkas Dr. H. Muallip, M. Pd.

Di ahir pidatonya, beliau menghimbau kepada semua kamad dan guru madrasah supaya selalu menjaga atribut madrasah dan terus mengembangkan jiwa kekeluargaan dalam mengelola madrasah. Jangan sampai madrasah dijadikan sebagai ajang politik yang nantinya akan melahirkan perpecahan. Berjuang dan terus berjuang sebab berjuang dalam bidang pendidikan merupakan jihad dan pahalannya sangat besar di sisi Allah SWT.

Rapat koordinasi ini berjalan dengan baik, setelah Kepala Kemenag dan Kasi Pendis selesai menyampaikan sambutannya, kamad, guru madrasah dan pihak kemenag melakukan tanya jawab. Banyak permasalahan yang diungkapkan, terutama masalah keuangan. Semua pertanyaan itu dijawab dengan tegas dan gambalang oleh bapak kepala kemenad bersama kasinya.[] - 05

_By. Asri The Gila_

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru