Kemenag KLU Bersama Bank BRI

KM. Sukmulia – Senin (16 Februari 2015), seluruh Kepala Madrasah yang berada dalam lingkup Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara dikumpulkan di Aula Kemenag KLU guna membahas mengenai kerjasama BRI dan Kemenag. Dalam acara yang bertema “Pembinaan Guru/Pegawai Kemeterian Agama Kabupaten Lombok Utara dan Penjelasan Teknik Kegiatan Pendis Tahun Anggaran 2015” ini dibahas beberapa hal yang berkaitan dengan masalah pembayaran tunjangan guru, baik Tunjangn Fungsional, Tunjangan Sertifikasi dan BOS.

Acara yang diselenggarakan di Aula Kemenag KLU ini dibuka pada pukul 09.15 Wita. Dalam Sambutannya Kepala Kemenag KLU menjelaskan bahwa untuk memperlancar pembayaran Tunjangan Fungsional, Tujnagan Sertifikasi dan bahkan Dana Biaya Oprasional Sekolah bagi seluruh guru dan madrasah yang berada dalam lingkup Kemenag KLU maka kami melakukan kerjasama dengan bank yang dipercayai dan ditunjuk oleh menteri keuangan RI, yaitu bank BRI. Sebelumnya kita semua mencairkan dana Tunjangan Fungsional dan Tunjangan Sertifikasi Guru melalu Bank Syariah Mandiri dan untuk Dana BOS kita cairkan melalui Bank BTN. Kedua bank tersebut memang sangat baik dan memberikan pelayanan yang baik pula bagi kita semua, hanya saja bapak/ibu sering mengalami keterlambatan untuk mencairkan tunjangan yang bapak/ibu dapatkan. Untuk itu, mulai tahun ini kami mencoba untuk mencairkan dana-dana itu melalu Bank BRI dengan harapan supaya dana tunjangan yang bapak/ibu dapatkan terdistribusi tepat waktu, papar Drs. Haji Muallip, M. Pd.

Dari penjelasan di atas maka jelaslah bahwa mulai tahun 2015 ini, pembayaran Tunjangan Fungsional dan Tunjangan Sertifikasi Guru selingkup Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara akan dibayarkan melalui Bank BRI. Memang tidak dipungkiri, pada tahun-tahun lalu sering terjadi kemacetan pembayaran Tunjangan Fungsionla dan Tunjangan Sergu, bahkan pada tahun 2014 lalu sempat terjadi kemacetan pembayaran selama enam bulan dan itu membuat guru yang mengabdikan diri pada madrasah-madrasah di lingkup Kemenag KLU mengalami kekecewaan. Berdasarkan hal itulah maka pihak Kementerian Agama KLU kini menjalin kerjasama dengan pihak Bank BRI dengan harapan supaya kemacetan pembayaran tunjangan itu tidak terjadi lagi.

Pak Iwan menjelaskan bahwa melalu Bank BRI kami akan berusa memberikan kemudahan dan pelayanan yang cepat kepada bapak/ibu guru yang mendapatkan TF dan Sergu. Untuk pengusulan TF tahun ini kami hanya meminta potocopy KTP, nama ibu kandung dan nomor HP sebagai persyaratan untuk membut rekening BRI bagi guru-guru madrasah yang berhak mendapatkan tunjangan tersebut. Untuk guru yang mendapatkan Tunjangan Sertifikasi juga menyerahkan persyaratan yang sama dan nanti setelah bapak/ibu di SK-kan mendapatkan dana tersebut maka kami akan mengirimkan rekening kepada setiap madrasah dan setiap penerima akan bertanda tangan spesimen di sekolah masing-masing. Perlu juga kami sampaikan bahwa bapak/ibu guru tidak perlu mengeluarkan biaya pembuatan rekening BRI, namun nantinya pihak Bank BRI akan memotong biaya itu pada saat pertama tunjangan itu masuk rekening, tambah pegawai Bank BRI tersebut pada saat diberikan kesempatan berbicara di depan seluruh anggota rapat.

Pak Fikri menambahkan bahwa pembuatan rekening untuk penerima TF dan Sergu akan dilakukan secara online. Kami juga akan membuatkan rekening secara masal, selain itu kami akan memberikan pelayanan SMS Notivikasi. Melalui SMS Notivikasi ini kami akan memberi tahukan bahwa dana-dana yang bapak/ibu dapatkan telah masuk di rekening. Pihak Bank BRI akan berusaha memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada bapak/ibu guru penerima TF dan Sergu dan semoga pencairan dana-dana itu akan lebih lancar dan tepat waktu, jelas pegawai Bank BRI itu.

Pihak Bank BRI juga berjanji akan memberikan kemudahan untuk mendistribusikan dana pendidikan di sekitar wilayah Lombok Utara dengan cara membuka Kantor Cabang BRI di sekitar Kecamatan Bayan dan akan membuka ATM BRI di setiap kecamatan. Ea,,, semoga saja rencana itu cepat terealisasi supaya para penerima TF, Tunjangan Sergu tidak harus ke Tanjung atau ke Mataram.

Pihak Kementerian Agama KLU juga akan berusaha untuk melakukan pencairan Dana Biaya Oprasional Sekolah (BOS) melalui Bank BRI. Pada ahir acara, Kepala Kemenag KLU menjelaskan bahwa kami sangat berharap supaya dana-dana pendidikan untuk madrasah di lingkup Kemeterian Agama KLU tidak mengalami kemacetan lagi dalam pencairannya. Kita memang diarahkan oleh Kementerian Keuangan untuk melakukan pencairan dana pendidikan melalu Bank BRI. [] - 05

_By. Asri The Gila_

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru