Srikandi Pemenang Karya Tulis Terbaik

KM Nggusuwaru – Dalam lomba karya tulis untuk kategori resensi guru dan umum tingkat SMA/MA/SMK tingkat Provinsi NTB, yang diselenggarakan Bank NTB beberapa waktu lalu,  Guru MAN 2 Kota Bima, Maraatussoaliha SS mengukir tinta emas dengan meraih predikat juara satu.

Berkat keberhasilannya menjadi nomor satu dari seluruh guru, dirinyapun berhak mendapatkan piagam penghargaan, buku tabungan dan buku bacaan yang diperuntukkan bagi sekolah.

Terpilihnya menjadi yang terbaik, berkat tulisan yang telah diresensi olehnya berjudul “Legian kuta” yang merupakan novel karya N Marewo. “Alhamdulillah, resensi yang ditulis menjadi yang terbaik, dengan menyisihkan tulisan dari guru lainnya,”ujar Maraatussoaliha SS.

Dikatakan ibu tiga anak ini, menulis bukanlah hal baru baginya, sejak menginjak sekolah menengah pertama hingga menyelesaikan studi di Universitas Makasar. Tulisan seperti nadi yang tidak bisa dipisahkan. “Jika jemari tidak menulis dalam sehari, rasanya susah untuk beraktifitas maupun tidur,”katanya.

Ide dalam menulis itu didapatkan setelah menonton televisi dan membaca surat kabar. Apalagi informasi yang didapatkan melalui berita ini diubah menjadi sebuah puisi dan cerpen. “Seluruh puisi dan cerpen yang ditulis, hasilnya di jadikan bahan pelajaran bagi siswanya,“aku wanita kelahiran 1982 ini.

Menurut wanita alumni SMA 2 Kota Bima ini, seluruh karya tulis yang ditulis merupakan ungkapan kegelisahan hati. Dirinya menjelaskan, bahwa seluruh karya puisi dan cerpen yang ditulis sebagian besar menggambarkan bentuk ketidak-adilan. “Puisi dan cerpen merupakan bentuk protes terhadap ketimpangan sosial,” ungkap wanita yang pernah menjuarai lomba puisi guru dalam memperingati HUT PGRI Kota Bima 2013 lalu.

Kedepannya, ibu sholehah ini akan terus belajar dan meningkatkan kemampuan dalam menulis. Dirinyapun mempunyai cita-cita, bahwa tulisan yang berisikan puisi dan cerpen yang pernah ditulisnya dapat diterbitkan kedalam sebuah buku. “Saya ingin puisi dan cerpen yang ditulis selama ini dapat ditampung dalam sebuah buku, sehingga bisa dibaca oleh semua orang ” imbuhnya. (AR) - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru