Guru Jernih Hati

Guru adalah sosok yang digugu dan ditiru, oleh karena itu guru harus cerdas, pandai, kreatif, inovatif dan jernih hati . Dipundak gurulah nasib generasi bangsa ditumpukan. Generasi masa depan yang didamba bukan saja generasi yang hanya pandai di otak, tapi  juga harus pandai di hati seperti santun, jujur, dan teguh iman, agar mereka tidak mudah tergoda oleh rayuan setan yang dapat menjerumuskan mereka ke lembah nista. Maka, untuk mempertahankan kesucian hati dan iman mereka, dibutuhkan guru yang tidak hanya cerdas dan terampil, namun dibutuhkan  guru yang sabar dan jernih hati agar mampu membimbing mereka meniti hidup dalam iman.

 Guru jernih hati adalah guru yang selalu tulus dan ihlas dalam mendidik. Hatinya terdidik untuk senantiasa benar dan lurus dalam niat, kata, dan perbuatan. Dia tidak hanya menjadikan agama hanya sebagai alat ritual belaka, namun dia juga menjadikan agama sebagai tuntunan. Setiap tindak tanduknya tidak pernah terlepas dari perasaan terpantau oleh Tuhan. Setiap katanya menyentuhn hati anak didiknya karena setiap tutur katanya bukan saja keluar dari daun bibirnya namun semata-mata adalah ucapan hati yang tulus.

Guru jernih hati yaitu guru yang tidak hanya mendidik melalui interaksi fisik di dalam kelas maupun di luar kelas, namun mendidik dari semua aspek, terutama aspek kejiwaan dengan penuh cinta dan kasih sayang. Guru jernih hati juga selalu melaksanakan tugas diawali lantunan do’a di setiap sujutnya semoga anak didiknya senantiasa diberi kemampuan dan kemudahan pada setiap proses pembelajaran, Guru jernih hati juga selalu bermunajat untuk keberhasilan anak didiknya dalam setiap tahap kehidupan.

 Jadi, guru jernih hati adalah guru yang menyadari bahwa tidak ada kekuatan lain yang bisa merubah prilaku anak didiknya kecuali ijin Allah SWT. Maka setiap gerak edukasinya adalah kuasa Dia. Dia adalah Maha Pendidik. (Zul) - 05

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru