Tajuddin: Kecewa Di Konfercab PGRI Bolo

“Catat dan data nama-nama guru yang hari ini tidak hadir,”ucap kadispora dengan tegas

Bolo-KM,Nggaronipo, Setelah menghadiri dan memberikan pembinaan seluruh dewan guru yang ada di wilayah Kecamatan Madapangga yang dhelat melalui kegitan Konfercab, secara maraton Bupati Bima, Drs. H. Syafruddin H. M. Nur, M. Pd yang didampingi oleh ketua TP. PKK bersama sejumlah romboongan juga menghadiri pelaksanaan Konfercab PGRI Bolo yang dipusatkan di Gedung Sinar As.

          Pada Konfercab PGRI Bolo yang memberikan sambutan sekaligus dirangkikan dengan pembinaan terhadap seluruh insan tenaga pendidik yang ada di wilayah setempat adalah Kepala Dinas (Kadis) Dikpora Kabupaten Bima, Tajuddin, SH, Msi.

          Dalam sambutannya, Tajuddin mengaku sangat kecewa dengan suasana yang dirasakan dan dilihatnya pada pelaksanaan Konfercab PGRI Bolo karena pada saat pelaksanaan Konfercab, banyak kursi yang terlihat kosong alias tidak bertuan, terus terang saya selaku Kadis sangat kecewa dengan tingkat kehadiran insan pendidik yang ada di wilayah Bolo yang sangat minim alias banyak kursi yang tidak terisi,”tuturnya.

          Terkait dengan ‘prahara’ yang terjadi tersebut, atas nama Kadis Dikpora menyerukan pada Kepala Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) Dikpora Bolo untuk mengabsen sekaligus mendata dan memanggil seluruh dewan guru yang tidak hadir diacara pelaksanaan Konfercab ini, terlebih lagi disaat bapak bupati hadiri dan ada di tempat ini, saya tidak mau tahu semua guru yang tidak hadir didata dan dipanggil,”serunya.

          Setelah seluruh dewan guru yang telah diundang lalu ‘bolos’ diidentifikasi semua mohon seluruh nama-namanya diserahkan pada dirinya selaku Kepala Dinas yang nantinya untuk ditindaklanjuti dan diserahkan pada bapak bupati, silahkan data semua seluruh nama-nama guru yang bolos diacara konfercab ini karena meraka secara tidak langsung telah menunjukkan sikap tidak loyalitas terhadap pimpinan,”sarannya.

          Atas kejadian ini, marilah kita jadikan sebagai bahan untuk referensi kedepan untuk tidak terjadi lagi serta kedepannya kita harus bisa tunjukkan bahwa kita yang ada di wilayah Bolo merupakanyang terbaik dari yang lainnya,masa kita sebagai putra bolo tidak bisa memberikan yang terbaik dibandingkan dengan Kecamatan lainya”centil tajudin. (ori).02

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru