menyesal di kemudian hari

Kata peraturan sering kali kita dengarkan,apalagi sampai kita melanggar peraturan tersebut,maka kita akan mendapatkan sangsinya,itu semua suah hokum alam ,seperti yang di rasakan oleh sekelompok mahasiswa dan mahasiswi yang di keluarkan hari utama Ujian di kampus STKIP Yapis Dompu,(Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Yayasan Pendidikan Islam Dompu), mereka dikeluarkan dalam kelasnya,karena melanggar  persaratan ujian  melarang memakai levis bebas bagi laki-laki dan celana ketat bagi wanita  itu semua telah di tetapkan dalam  praturan kampus.

Di kalangan masarakat Banyak yang bilang bahwa STKIP Yapis Dompu memang model pakaen yang digunakan sedikit beda dengan kampus lainya yang memakai berpakaian bebas ” ujar Salahudin sebagai tukang ojek yang sering kali mengantar maha siswa.

STKIP Yapis Dompu ini dimana mengharuskan dan mewajibkan dalam peraturan kampus agar semua mahasiswa dan mahasiswi harus memakai seragam batik yang dimana batiknya di bagi dua bagian yaitu antaralain: hari senin dan selasa harus menggunakan berwarna abu-abu sedangkan hari rabu dan kamis menggunakan batik berwarna biru ,yang  tujuannya agar membedakan kampus dengan yang lain serta agar setiap maha siswa dan maha siswi tidak tergolong orang yang ekonominya diatas dan ekonominya di bawah standar,jadi bisa di katakan tidak harus membedakan ya  miskin dan kaya semuanya harus sederajat.

Para panitia ujian bersikeras tidak mengijingkan untuk ikut ujiannya dan harus melapor pada pihak di ruangan panitia dan Para mahasiswa dan maha siswi yang melanggar peraturan pada ujian tersebut di berikan surat peringatan agar tidak mengulangi lagi kesalahan yang sama, seperti yang di ungkapakan oleh salah satu maha siswi yang bernama Haerunisa jurusan penidikan sejarah merasa menyesal dan bersalah karena telah melanggar peratuaran persaratan ujian, sehingga di hari pertama ujian dia di keluarkan dalam kampusnya  ,sukur alhamdulilah pihak panitia memberikan kesempatan untuk bisa mengukuti kembali ujianya walaupun waktunya sedikit terlambat

Haerunisa serta para sahabatnya sangat senang dan bahagia dapat mengikuti lagi ujian bersama-sama temanya di kelas,walaupun mereka terlambat dalam menjawab soal ujian di kelasnya dan merek semua tidak akan mengulagi kesalahan yang sama. Amin red [] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru