Harkopnas Dengan Cerdas Cermat


Menjelang Hari Koperasi Nasional ke 67 yang jatuh pada tanggal 12 Juli 2014 mendatang, Dinas koperasi UMKM NTB menggelar berbagai macam kegiatan salah satu diantaranya adalah Cerdas Cermat Perkoperasian Tingkat SMA se Nusa Tenggara Barat yang disiarkan langsung oleh RRI Mataram. (24/6)

Sekretaris Dinas koperasi UMKM NTB Drs.Zainul Islam mengatakan tujuan cerdas cermat perkoperasian ini, untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang perkoperasian kepada masyarakat khususnya bagi kalangan pelajar I tingkat SMA sehingga nantinya tumbuh wirausaha-wirausaha baru dan koperasi serta tumbuhnya jiwa kewirausahaan.

Sekda NTB H.Muhammad Nur,SH.MH saat membuka Cerdas Cermat mengatakan secara filosofi, bahwa koperasi itu adalah wadah dalam membangun perekonomian berbasis masyarakat Indonesia. Dalam filosofi harus berwatak social, artinya bahwa setiap usaha yang dilakukan secara bersama antara pekerja dan pemberi kerja tidak terjadi kesenjangan yang tajam dalam pergerakan usaha atau dalam pembagian hasil usaha. Selain itu kata H.Muhammad Nur adalah Gotong Royong, bermakna dalam aspek produksi, industry dan perdagangan harus di gerakkan dalam sebuah system yang saling melengkapi dan mengisi, memperkuat  satu sama lain sehingga pada ujungnya menghadirkan kemakmuran bersama.

“Persoalannya, apakah kita telah menerapkan prinsif-prinsif itu, melalui kesempatan ini, saya memang sengaja menggugah dan membuka wawasan berfikir kita untuk memastikan bahwa, inilah soko guru bangsa kita, koperasi inilah soko guru bangsa kita”. Ujar H.Muhammad Nur

 Untuk itu kata H.Muhammad melalui kegiatan cerdas cermat perkoperasian ini, kita harus mengangkat prinsip-prinsip dasar itu untuk menjadi mumpuni didalam kehidupan social masyarakat. Karna dengan prinsif itu kita tidak akan menemukan kesenjangan yang kaya terlampau kaya, yang miskin terlampau miskin karna koperasi tidak mewabah atau tidak membumi dalam kehidupan kita. Dalam aspek konstitusi, di UUD 45 sudah jelas pada pasal 33, berarti wadahnya, cara usahanya dan membagi hasil usahanya harus dengan kesejahteraan bersama.

Sambungnya, secara inplementasinya bahwa masyarakat dengan kekuatan SDMnya harus bergerak secara terstruktur bersama untuk masuk secara bersama dalam 3 titik itu yakni Produksi,Industri dan perdagangan.

Sementara cerdas cermat perkoperasian tingkat SMA se NTB ini di ikuti oleh masing-masing perwakilan sekolah yang merupakan hasil seleksi di masing-masing kabupaten kota se NTB. Untuk Juara 1 adalah SMA 1 Sumbawa mendapatkan Piala dan Piagam ditambah uang 4 juta rupiah, SMA 2 Mataram meraih juara 2 mendapatkan Piala dan Piagam ditambah uang 3,5 juta, juara 3 SMA 1 Moha mendapatkan Piala dan Piagam dan uang 3 juta rupiah dan juara 4 SMA 1 Praya mendapatkan Piala dan Piagam serta uang 2,5 juta rupiah. (Abdi)

.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru