Proyek DAK di SDN Inpres Kombo, Tuntas

KM LENGGEWAWO,- Berkat pendekatan dan kemampuan lobinya dengan pihak-pihak terkait dilingkup Pemerintah Kabupaten Bima. Kepala SDN Inpres Kombo Kecamatan Wawo, kerap kali mendapat jatah proyek dari pemerintah untuk perbaikan kondisi fisik gedung sekolah yang dipimpinnya. Bahkan pada akhir Desember 2013 lalu, kepala sekolah setempat telah menuntaskan proyek rehabilitasi satu local ruang kelas yang bersumber dari DAK Pendidikan tahun 2013.

Kepala SDN Inpres Kombo, Sumardin, S.Pd.M.Si, saat ditemui diruang kerjanya, mengatakan, pada akhir Desember 2013 lalu, pihaknya telah merampungkan pekerjaan proyek rehabilitasi satu local ruang kelas yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2013. Dijelaskannya, dari total DAK senilai, Rp. 48 juta lebih yang diperuntukan bagi SDN Inpres Kombo tersebut, pihaknya mengaku telah melakukan sejumlah perbaikan antara lain, bagian atap diganti dengan seng multiruf, plavon, keramik, kosen jendela, daun pintu dan seluruh bagian tembok yang retak, termasuk melakukan instalasi listrik pada satu ruangan tersebut. “Kami sangat mengutamakan mutu dan kualitas dalam mengerjakan proyek DAK ini. Tapi sayangnya, sarana dan fasilitas lain seperti meja kursi (Meubler) untuk satu ruang kelas ini belum kita ganti, karena alokasi dananya tidak tercantum dalam RAB,” ujarnya.  

Sejak memimpin SDN Inpres Kombo sekitar tiga tahun yang lalu, salah satu kepala sekolah termuda di Kecamatan Wawo tersebut, sangat gesit dan serius dalam menata dan memperbaiki seluruh bagian mutu dan kondisi fisik pada sekolah yang dipimpinnnya. Bahkan setelah menuntaskan proyek DAK tahun 2013 dimaksud, pihaknya dalam tahun anggaran 2014 ini kembali mengharapkan bantuan dari pihak Pemkab Bima, terutama Dinas Dikpora Kabupaten Bima, agar memberikan suntikan dana lagi untuk rehabilitasi dua local yang masih tersisa di SDN Inpres Kombo.  “Untuk kedepan, dua local ini wajib untuk direhab, karena kondisinya sudah rusak parah. Lagipula dua ruang kelas ini merupakan bangunan lama yang tidak pernah direhab selama bertahun tahun,” cetusnya.

Sumardin menambahkan, selain perbaikan pada kedua ruangan tersebut, pihaknya juga kedepan sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah, agar memberikan suntikan dana untuk pengadaan Meubler. Karena kondisi semua meja kursi untuk kelancaran proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seluruh anak didiknya di SDN Inpres Kombo, saat ini sudah rusah parah bahkan sebagian besar sudah patah dan roboh. “Sudah saatnya semua meubler di SDN Inpres Kombo ini diganti, karena sejak tahun 80-an tidak pernah diganti dengan yang baru. Makanya kami sangat mengharapkan perhatian sekaligus bantuan dari pihak Pemkab Bima,” tandasnya. (YAR)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru