PGRI Tak Akui Keberadaan SGI Bima

KM-BOLO_Terbentuknya Organisasi profesi Serikat Guru Indonesia (SGI) Bima, rupanya tidak direspon posirif oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bima. “Secara pribadi, bagi saya tidak masalah. Tapi secara organisasi, PGRI tidak mengakui keberadaan SGI di Bima. Sebab, dalam ADRT PGRI menyebutkan, bahwa organisasi profesi guru hanya PGRI saja,” kata Sekertaris Umum PGRI Kabupaten Bima Amirudin S.Pd, keada KM-BOLO saat dimintai tanggapan menyusul terbentuknya organisasi guru selain PGRI di Bima. Amirudin juga menanggapi terkait tudingan SGI bahwa jabatan straregis dalam kepengurusan PGRI didominasi oleh birokrat. Menurutnya, sesungguhnya tudingan tersebut adalah keliru.Tapi, kalau dicermati lebih mendalam, yang menjabat sebagai Ketua Umum PGRI Kabupaten Bima adalah Drs Zubaer HR, yang berasal dari seorang guru. “Begitu pula saya dan teman-teman di wilayah kecamatan, semuanya berasal dari guru,” kata Sekum PGRI ini yang juga menjabat sebagai Kabid Dikmen Dikpora Kabupaten Bima. Amirudin juga menepis bahwa PGRI bukan organisasi profesi yang tidak pernah memperjuangkan nasib guru. Justru selama ini, PGRI selalu proaktif menyalurkan aspirasi dan hak guru. Terutama menyangkut kesejahteraa guru, seperti sertifikasi maupun tunjangan. “Itu semua hasil kerja keras PGRI,” katanya.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Advertisement

Artikel Terbaru