logoblog

Cari

Bunda PAUD Dorong Pendidikan Usia Dini Holistik Dan Integratif

Bunda PAUD Dorong Pendidikan Usia Dini Holistik Dan Integratif

PAUD HI atau Pendidikan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif menjadi langkah strategis Hj Niken Saptarini dalam mengemban tugas barunya sebagai

Pendidikan

suryadi jamie
Oleh suryadi jamie
12 Desember, 2019 11:42:31
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 561 Kali

PAUD HI atau Pendidikan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif menjadi langkah strategis Hj Niken Saptarini dalam mengemban tugas barunya sebagai Bunda PAUD.

Menurutnya tugas Bunda PAUD secara umum memastikan semua anak  usia dini mendapatkan layanan pendidikan yang baik. Secara kebijakan, BP PAUD NTB sedang mendorong lahirnya PAUD HI. Artinya, pendidikan usia dini selain memperhatikan kurikulum pengajaran anak usia dini juga harus memperhatikan beberapa aspek tambahan seperti tumbuhkembang termasuk kesehatan dan keselamatan.

"Sebagai ketua PKK kita mencoba mensinergikan semua kebijakan strategis untuk mendukung program PAUD HI itu kedalam Pokja 3 yang memang menangani pendidikan usia dini", ucap Hj Niken di Auditorium BP PAUD (10/12).

Dikatakan Hj Niken, ia masih harus memformulasikan pola koordinasi yang baik dengan Bunda PAUD mulai kabupaten/ kota sampai ke desa. Secara program kerja, banyak yang dapat dilakukan intervensi oleh PKK sendiri. Yang terpenting adalah mendorong pemangku kebijakan di masing masing tingkatan membuat regulasi terkait pengembangan PAUD HI. Ia mencontohkan kabupaten Sumbawa yang telah memiliki Perbup. Hal ini agar kerja Bunda PAUD dapat berdiri sendiri dengan kelompok kerja sendiri untuk kebutuhan tercapainya PAUD holistik dan integratif.

Selain itu peningkatan kapasitas mentor PAUD juga menjadi prioritas kerja. Bunda Niken menyebut, dari 50 PAUD yang diintervensi, tidak semua mentor PAUD memahami aspek kebutuhan anak. Namun demikian, ia yakin saat ini perhatian TP PKK sudah lebih baik dalam mendorong PAUD HI. Apalagi dalam pertemuan dengan Bunda PAUD se kabupaten/ kota, kota Mataram termasuk yang telah didukung penuh secara regulasi dan anggaran.
"Desa juga kita harapkan memiliki regulasi khusus agar tidak hanya kota ramah anak tapi juga propinsi ramah anak bisa terwujud", tambah Bunda Niken.

Kepala BP PAUD NTB, Drs Suka, MPd menambahkan, sebagai rekan kerja, Bunda PAUD dan seluruh stakeholder dalam mendukung PAUD HI merupakan langkah strategis yang baik untuk menciptakan generasi masa depan melalui pendidikan usia dini.

 

Baca Juga :


Pihaknya sendiri saat ini tengah mengembangkan aplikasi elektronik kontrol terpadu program PAUD HI. Cara kerjanya adalah, user yang mendaftar ke aplikasi akan mengisi capaian indikator holistik dan integratif sebuah PAUD. Untuk itu, semua pengguna aplikasi yang berasal dari stakeholder terkait dapat fokus melakukan penilaian di sebuah PAUD dengan mengisi aplikasi.

"Jadi misalnya dari aspek kesehatan yang ditangani oleh petugas kesehatan yang datang berkunjung ke PAUD tertentu dapat mengisi temuannya di aplikasi untuk PAUD HI ini", terang Drs Suka.

Ditambahkannya, contoh sampel dari 4566 PAUD yang ada di Lombok, 50 diantaranya sudah mencapai PAUD HI. Harapannya ke depan akan ada PAUD HI per kecamatan. (jm)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan