logoblog

Cari

Pameran Alat Penangkapan Ikan

Pameran Alat Penangkapan Ikan

Mataram_Pembukaan pameran kontemporer Alat Penangkapan Ikan Di Laut yang bertajuk “Perkembangan Teknologi Alat Penangkapan Ikan Pada Nelayan Pesisir Pulau Lombok” berlangsung

Pendidikan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
29 November, 2019 06:22:49
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 425 Kali

Mataram_Pembukaan pameran kontemporer Alat Penangkapan Ikan Di Laut yang bertajuk “Perkembangan Teknologi Alat Penangkapan Ikan Pada Nelayan Pesisir Pulau Lombok” berlangsung di Museum Negeri NTB, Rabu (27/1/2019).

Pembukaan Pameran Temporer ini dihadiri perwakilan Polda NTB, Korem, Budayawan, Perwakilan dari Kemenag NTB serta guru dan siswa/wi SMA se – kota Mataram. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB H. Rusman membuka secara resmi Pameran Temporer Nasional sekaligus melakukan pengguntingan pita tanda dimulainya pameran alat penangkapan ikan di laut. Tema dalam pameran kali ini mengangkat tema tentang alat penangkapan ikan di laut terkait perkembangan teknologi alat penangkapan ikan pada nelayan pesisir pulau Lombok. “Nelayan adalah sosok yang memiliki pekerjaan yang tidak berhenti untuk optimis, karena mereka tidak tahu apa yang akan didapatkannya hari ini atau esok, tetapi mereka terus mencari cara untuk bisa mendapat ikan yang banyak, tetapi karena optimis maka semangat hidupnya terus berkembang,”ungkap H. Rusman.

Selanjutnya H. Rusman menceritakan filosofis penangkapan ikan yang berkembang pesat di era tehnologi saat ini yang menggunakan alat penangkapan ikan yang sangat modern, namun masih banyak pula yang menggunakan alat penangkapan ikan secara illegal seperti menggunakan bom ikan. Ditambahkan pula bahwa penangkapan ikan terus bergerak dan memodifikasi dirinya yang termasuk digunakan oleh para nelayan kita. Di depan sekitar seratus orang peserta yang hadir H. Rusman berharap agar tetap semangat dan jangan pesimis.

Sosok para nelayan yang selalu semangat dan optimis sudah sepatutnya untuk dicontoh karena selalu membuahkan hasil yang bagus. Rusman mengapresiasi kepala Museum Nasional Provinsi NTB yang telah berbuat banyak untuk perkembangan serta kemajuan museum NTB. Rusman juga mengharapkan agar adanya cara, praktek dan inovasi baru yang dapat dipersembahkan Museum Negeri agar dapat menjadi Museum Hebat. “Terus ikhtiarkan agar museum dapat terus berkembang , ada acara – cara baik, dan inovasi baik yang membuat orang mengatakan bahwa ternyata memang museum ini memang hebat,” tutur Rusman.

Sebelumnya laporan Kepala Museum Nusa Tenggara Barat Muhammad Zubair menyampaikan bahwa peran nelayan sangat optimis dan luar biasa untuk kehidupan di masyarakat. “Hal ini juga didukung dengan fasilitas sarana yang dulu seadanya, namun semakin maju zaman maka semakin maju fasilitas yang digunakannya,” ucapnya. Selain itu, sejumlah 7.695 koleksi warisan budaya yang terdapat di Museum Negeri NTB, sekitar 2% koleksi yang dikeluarkan dalam Pameran kontemporer Alat Penangkapan Ikan Di Laut. Zubair menjelaskan bahwa pengumpulan koleksi yang ada di pameran tersebut diperoleh dari berbagai penjuru. “Alat – alat yang ada disini sebagian didapat dari warisan nenek moyang, ada juga dari nelayan yang memberikan langsung alat yang mereka miliki,” jelas Zubair.

Zubair juga menegaskan bahwa museum memiliki tugas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa adanya benda – benda penginggalan pada zaman dahulu agar dapat diketahui oleh masyarakat pada masa kini. “Kebesaran nilai usaha orang dulu sangat luar biasa dan patut dihargai, karena itu merupakan kearifan budaya zaman dahulu, yang masyarakat sekarang harus tahu agar orang sekarang dapat mengetahui orang- orang tua dulu bagaimana perjuangan memancing dapat menangkap ikan dengan alat yang sederhana,” pungkas Zubair Lebih lanjut Zubair menyampaikan bahwa pada akhir-akhir ini pengunjung museum meningkat dibanding tahun sebelumnya, dimana pengunjung museum selain warga lokal ada pula turis dari mancanegara.

 

Baca Juga :


Adapun jumlah pengunjung museum pada tahun 2018 terdapat 88.000 pengunjung, tahun 2019 menjadi 90.000 lebih pengunjung dan perhari jumlah pengunjung sekitar 250 orang dan hal ini terbukti dari kontribusi kami sebelumnya dimana pada tahun 2018 mencapai 40 juta pengunjung , dan sekarang di tahun 2019 mencapai kurang lebih 75 juta pengunjung.

Dari pencapaian jumlah pengunjung sedemikian banyak tersebut sudah memenuhi target untuk pemasukan daerah NTB, dan ini artinya masyarakat sudah mencintai dan menyatu dengan Museum Nasional NTB. Selain pameran temporer tersebut, maka Museum NTB juga pernah menggelar pameran temporer yang sangat berarti untuk masyarakat NTB antara lain pameran tentang Pahlawan Kebangkitan Nasional , pameran tentang Kemajuan Daerah NTB.

Di akhir sambutannya Muhammad Zubair menjelaskan koleksi-koleksi atau pajangan yang ada di Museum NTB ada 7.695 yang harus dieksploitasi untuk diberikan penjelasan kepada masyarakat demi untuk edukasi dan rekreasi. Berwisata tak hanya melepaskan kepenatan yang ada dipikiran kita, namun alangkah bagusnya jika lokasi wisata tersebut juga mengandung unsur edukasi yang dapat kita ambil pelajaran, baik itu mengenai sejarah, pola kehidupan masyarakat tertentu, hasil budaya dan lain sebagainya. terutama untuk pelajar.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan