logoblog

Cari

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Sumbawa Besar_Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PGRI ke-74 dan Hari Guru

Pendidikan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
25 November, 2019 07:39:55
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 1938 Kali

Sumbawa Besar_Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional tahun 2019 yang dihadiri siswa siswi ,Guru dan Tata Usaha, dan para petugas upacara para guru, Senin 25/11/2019.

Pembina Upacara Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa Fathurrahman dan dalam penyampaian pidatonya menyampaikan : Alhamduliilah, puji dan syukur marilah kita sampaikan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha ESA, berkat rahmat dan hidayah-Nya lah kita semua bisa berkumpul di hari yang berbahagia ini dalam rangka memperingati hari guru nasional yang jatuh pada hari ini.

Tak lupa marilah kita sampaikan shalawat serta salam kepada Nabi besar Muhammad SAW beserta seluruh keluarga, sahabat dan umatnya yang setia semoga kita semua bisa dipertemukan di dalam surga Allah SWT kelak Aminnn. Hadirin yang berbahagia, Sebelum memulai pidato ini, saya akan menyanyikan sebuah lagu persembahan untuk guru-guru tercinta yang ada di sini Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku Sebagai prasasti terima kasihku Tuk pengabdianmu Engkau sebagai pelita dalam kegelapan Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan Engkau patriot pahlawan bangsa Tanpa tanda jasa Semboyan Guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa saat ini masihlah sangat relevan. Mereka telah mendidik anak-anak calon penerus bangsa ini. Presiden, Pejabat pemerintahan, pejabat daerah dan masih banyak lagi, semua adalah produk-produk yang dihasilkan oleh seorang guru. Tanpa guru mereka pastilah bukan siapa-siapa di dunia ini.

Guru adalah satu dari sedikit profesi yang sangat mulia di muka bumi ini. Meskipun hanya bergelar Pahlawan tanpa tanda jasa mereka tak henti-hentinya berjuang untuk mengantarkan anak-anak Indonesia menuju cita-citanya agar kelak mereka bisa menjadi penerus bangsa ini dan menjadi manusia yang membanggakan bagi nusa dan bangsa.

Mereka telah mengantarkan dan membuka wawasan kita menuju dunia yang sangat luas ini. Mereka jugalah yang telah mengajarkan kita membaca, menulis dan berhitung. Oleh sebab itu tanpa guru-guru kita tidak mungkin bisa mencapai keberhasilan. Meskipun anak-anak didik mereka kelak akan melupakan mereka, meskipun pemerintah tak lagi memperhatikan nasib mereka, Guru akan tetap gigih melaksanakan tugasnya yang begitu mulia untuk membentuk calon-calon pemimpin bangsa. Mereka tak akan lelah mengabdi dan tak akan lelah mengajar hingga usia senja menghampiri mereka.

Bapak ibu guru yang kami hormati, Pada kesempatan ini kami turut mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru-guru dan tenaga kependidikan disini dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam kesempatan ini pula, kami turut mengucapkan selamat Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI yang Ke-74 Tahun 2019.

Tema pada peringatan hari Guru Nasional ke 74 dan Hari Ulang Tahun PGRI ini adalah “ Menjadi Guru Profesional Yang Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Dengan Pendidikan Berkarakter Menuju Madrasah Hebat Bermartabat” Sesuai dengan tema pada Hari Guru tahun ini di MAN 1 Sumbawa, marilah kita semua sebagai guru dalam mendidik siswa di sekolah harus menerapkan asas disiplin dan menjadi seorang guru/pendidik yang mempunyai perilaku baik sehingga dapat dicontoh oleh para peserta didiknya.

Guru adalah seorang panutan bagi siswanya baik dilingkungan sekolah maupun di luar sekolah, dalam Bahasa Lawas Samawa : Silamo balong mu tangar Tempa Bapak ibu guru Patut tu pina teladan Bua tu pina teladan Nonda dengan tu santaneng Selen ke jampang tu peno Nonda de arap leng guru Kaleng nene dadi murid Selen ke do’a bae si itu mempunyai arti bahwa seorang guru itu dipercaya oleh muridnya dan diikuti setiap tindak tanduknya.

 

Baca Juga :


Berarti apapun yang dikatakan oleh seorang guru pasti akan dipercaya oleh muridnya, dan apapun yang lakukan oleh guru dalam mendidik pasti akan diikuti juga oleh muridnya. Bapak dan Ibu guru yang berbahagia, Pada 25 November 2018 ini PGRI genap berusia 74 tahun. Usia yang cukup matang dan dewasa bagi sebuah organisasi. Selama kurun waktu tersebut, banyak pengabdian yang telah disumbangkan, banyak aktivitas yang telah dilaksanakan, banyak perjuangan yang telah dikerjakan, banyak kegiatan perlindungan terhadap anggota yang telah diberikan.

Disamping itu, telah juga banyak peristiwa, persoalan, tantangan, dan kendala yang telah dihadapinya. Dua hari yang lalu, telah diadakan beberapa macam mainan untuk mengenang masa sekolahnya bapak/ibu guru, menjadikan bapak/ibu guru kembali ke masa lalunya dengan profesi sekarang menjadi guru lewat organisasi PGRInya. Melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan eksistensi PGRI, menjadikan PGRI sebagai organisasi para Guru, serta membangun solidaritas dan kesetiakawanan anggota.

Selain itu juga diharapkan mampu meningkatkan semangat anggota dan menggugah pihak lain untuk berperan maksimal dalam memuliakan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, termasuk menjadikan PGRI sebagai organisasi profesi guru yang kuat dan bermartabat. Maka dari itu, Sudah sepatutnya kita memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan rasa terima kasih yang sangat mendalam kepada guru-guru kita yang telah bersusah payah untuk mengajar setiap pengetahuan, memberikan nasihat dan motivasi yang membangun serta bimbingan dan teladan yang membentuk kepribadian kita agar menjadi manusia yang berpendidikan dan bermoral.

Anak-anak yang berbahagia, Kelak kalian akan tumbuh menjadi manusia yang sukses, Namun, janganlah sekali-kali kalian melupakan jasa-jasa mereka yang begitu besar untuk kalian semua. Marilah kalian buktikan kepada mereka bahwa apa yang telah mereka lakukan dan berikan kepada kalian tidaklah sia-sia dengan cara berprestasi dan menggapai mimpi-mimpi kalian karena seorang guru yang sejati tidak akan merasa senang dengan hadiah berupa materi namun mereka akan sangat gembira melihat anak didik mereka sukses dan mampu berguna bagi orang lain, nusa dan bangsa Sebelum saya mengakhiri pidato ini, sekali lagi saya menyampaikan bahwa guru adalah orang yang sangat berjasa di dalam hidup kalian.

Oleh karena itu, marilah kalian menyampaikan rasa terimakasih yang sangat besar untuk guru-guru kalian semua. Bapak ibu guruyang saya hormati Saya mewakili anak anak semuanya untuk menyampaikan terima kasih atas segalanya yang telah di berikan kepada mereka semuanya. Terima kasih atas waktu, kesabaran, ilmu dan kegigihan yang telah di berikan kepada mereka.

Dan mereka sadar bahwa mereka tidak bisa membalas semua jasa-jasa bapak ibu guru. Hanya doalah yang bisa di berikan semoga bapak ibu guru diberikan kesabaran dan kesehatan oleh Allah SWT agar tetap bisa menjalankan tugas yang mulia ini. Demikianlah yang bisa saya sampaikan. Semoga di hari guru nasional ini, guru-guru selalu berjaya. Atas perhatian dan kesempatannya saya ucapkan terima kasih dan saya akhiri. Wabilahitaufik walhidayah wassalamualaikum wr. Wb



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan