logoblog

Cari

Kabid Penmad Mendorong Guru Ra Untuk Maju

Kabid Penmad Mendorong Guru Ra Untuk Maju

Mataram_Inmas, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Zamroni Aziz memberikan pembinaan pada Guru- guru

Pendidikan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
05 November, 2019 13:43:35
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 493 Kali

Mataram_Inmas, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Zamroni Aziz memberikan pembinaan pada Guru- guru Raudatul Atfal se – kabupaten Lombok Timur. pada Senin 04/11- 2019 di Aula Kantor Kementerian Agama kabupaten Lombok Timur. Mengawali pembinaan tanpa teks itu Kepala Bidang Pendidikan Madrasah H. Zamroni Aziz menyampaikan kepada KK Ikatan Guru Raudatul Atfal (Igra ) dan KK Raudatul Atfal (RA) agar kedua lembaga ini harus berjalan bersama untuk kemajuan RA karena hal itu merupakan bagian dari menuntut ilmu dan bagian fissabilillah yang dilakukan guru-guru RA dan Igra untuk kemajuan lembaga di tempat masing-masing dan tentu saja hal tersebut pahalanya berlipat ganda, sebut H. Zamroni Azis.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah merasa terharu pada saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars madrasah dan Hymne madrasah karena membayangkan bahwa guru-guru RA melakukan tugas dan fungsinya di tempat masing-masing dengan perjuangan yang begitu sulit dan luar biasa dalam membimbing dan membina sehingga perjuangan para guru MI, MTs dan MA tidaklah mudah dimana dibutuhkan kesabaran yang luar biasa dari para guru RA, demikian dikatakan H. Zamroni Aziz. Lebih lanjut dikatakan bahwa para Guru RA memang luar biasa kesabarannya dalam cara mendidik anak didiknya sehingga para orang tua murid tidak perlu khawatir lagi terhadap putra putrinya karena di didik oleh orang yang tepat. Dengan perjuangan para guru RA yang luar biasa tentunya penghargaan dari orang tua murid dan dari pemerintah tidaklah seberapa dibandingkan dengan perjuangan para Guru RA tersebut.

H. Zamroni berharap kepada pengurus RA agar mengelola lembaganya dengan baik walaupun letak lembaganya di pelosok dan jauh, namun jika ada sesuatu yang lebih maka orang-orang pasti akan memasukkan putra-putrinya di lembaga tersebut. Selain itu RA memang sangat dibutuhkan karena RA memiliki kelebihan dibandingkan yang dimiliki oleh TK, dan Guru yang mengajar di RA merupakan jebolan dari Sarjana Agama sederajat yang memahami agama.

Guru-guru RA mengajar dengan ikhlas sehingga ilmu yang diperoleh anak didiknya menjadi berkah, dan kebanggaan seorang guru apabila ketika bertemu dengan anak didiknya mereka mengenali dan mengakui mantan gurunya. H. Zamroni berharap dengan mengajarkan ilmunya secara ikhlas kepada anak didik InshaaAllah suatu hari nanti mereka akan menjadi penerus-penerus masa depan kebanggaan bangsa, menjadi Tuan Guru, Kiyai maupun Mubalig dan lain sebagainya. Untuk lebih mengedepankan fungsi RA maka ditegaskan H. Zamroni Azis yang merupakan mantan Kasubag Humas Kanwil Kemenag NTB agar lembaga/Yayasan dikelola dengan baik dan jangan sampai tidak terurus dengan baik. Ditambahkan lagi bahwa watak dan kepribadian anak akan terbentuk ketika anak menerima pendidikan di RA. H. Zamroni merasa bangga dan mengapresiasi kepada guru-guru RA dengan harapan semoga jasa dan pengabdian para Guru RA dicatat di sisi Allah SWT dan pendidikan RA di Lombok Timur semakin berkembang dan maju.

 

Baca Juga :


Di penghujung sambutannya H. Zamroni berharap kepada pengurus RA agar menunjukkan bahwa lembaga RA mempunyai kelebihan agar orang tertarik kepada lembaganya. H.Zamroni yakin para guru RA merupakan pejuang-pejuang yang tangguh dan luar biasa, selain itu guru-guru RA adalah Uswah Hasanah ( Teladan yang baik dan berbudi pekerti yang luhur ) baik di tempat mengajar maupun di lingkungannya. H. Zamroni mendorong agar RA berbeda dengan MI, MTs dan MA karena guru RA menanam pondasinya dengan baik, jika pondasinya tidak diperhatikan dengan baik maka jangan harap anak-anak penerus bangsa ini bisa cerdas, juga berakhlaqul karimah.

Ditambahkan pula bahwa para guru RA benar-benar mencintai pekerjaannya karena H. Zamroni yakin jika guru RA tidak cinta tugas dan fungsinya maka tidak mungkin menjadi guru RA karena profesi sebagai guru menjadikan para guru melaksanakan kewajibannya dengan sangat bertanggung jawab. .Mhd….



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan