logoblog

Cari

Penyandang Disabilitas Dapat Pelatihan Kewirausahaan

Penyandang Disabilitas Dapat Pelatihan Kewirausahaan

Melalui kerjasama antara Dinas Koperasi UKM NTB dengan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI),sebanyak 60 penyandang disabilitas tadi pagi mengikuti pembukaan Diklat

Pendidikan

Asrobi Abdihi
Oleh Asrobi Abdihi
07 Oktober, 2019 22:29:58
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 476 Kali

Melalui kerjasama antara Dinas Koperasi UKM NTB dengan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI),sebanyak 60 penyandang disabilitas tadi pagi mengikuti pembukaan Diklat Kewirausahaan Dibidang Kerajinan Limbah Plastik Bagi Kaum Disabilitas Se NTB. Diklat yang berlangsung dari tanggal 06 s/d 10 Oktober 2019 dilaksanakan di Balaidiklatkop NTB dan dibuka langsung oleh Kadiskop UKM NTB H.lalu Saswadi.

Ketua panitia diklat Baiq Mardiana mengatakan tujuan dilaksanakannya diklat bagi penyandang disabilitas ini adalah meningkatkan pengetahuan, kemampuan,etos kerja dan keterampilan para peserta dibidang kewirausahaan dan usaha pengolahan limbah plastik sehingga mengetahui prospek pasar dan pemasaran, mengetahui proses pengolahan limbah plastik, dapat meningkatkan kapasitas usaha dan mampu menggunakan sumber daya dengan efektif dan efisien serta mampu mengelola secara efektif usahanya.

Ketua HWDI Sri Sukarni mengatakan 60 peserta ini merupakan pelaku usaha dengan beragam keahlian dan didominasi oleh keahlian pijat dan menjahit selain itu service elektronik dan berdagang.Karna baru pertama kali para penyandang disabilitas mendapatkan diklat, Sri berharap teman-temannya bisa paham dengan kewirausahaan dan juga pemasaran, Sri pun mengaku hasil produk yang dihasilkan dari menjahit jauh lebih baik dari Non Disabilitas sehingga Ia berharap sekali adanya campur tangan pemerintah dalam hal pemasaran.

“Saya sendiri tidak punya usaha namun menjadi pengurus Koperasi Disabilitas dengan harapan dapat membantu teman disabilitas dalam permodalan sekaligus sebagai advokasi dalam memperjuangkan hak hak teman-teman khususnya kaum perempuan penyandang disabilitas”. Kata Sri sambil duduk di kursi rodanya.

 

Baca Juga :


Terkait adanya bantuan dari pemerintah bagi penyandang disabilitas, Sri mengaku pernah mendapatkan bantuan sebuah kantor atau sekretariat untuk HWDI yang dibentuk sejak 2 tahun lalu. Selain itu bantuan berupa peralatan dari Dinas Sosial. Untuk bantuan modal usaha kata Sri, sampai saat ini belum mendapatkan bantuan, untuk itu Ia bersama teman-teman yang lain berharap adanya bantuan modal usaha dari pemerintah melalui Dinas Koperasi UKM NTB.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan