logoblog

Cari

SMKN 2 Kuripan Kembangkan Jejaring Kerjasama Industry

SMKN 2 Kuripan Kembangkan Jejaring Kerjasama Industry

Lombok Barat-Pertumbuhan penduduk yang berkembang berdampingan dengan tekhnologi yang  tidak seimbang dengan laju pembangunan yang menyediakan lapangan kerja. Autput produck SDM

Pendidikan

Nanang Abdul Hamid
Oleh Nanang Abdul Hamid
21 September, 2019 16:40:30
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 2278 Kali

Lombok Barat-Pertumbuhan penduduk yang berkembang berdampingan dengan tekhnologi yang  tidak seimbang dengan laju pembangunan yang menyediakan lapangan kerja. Autput produck SDM dunia pendidikan resmi pemerintah juga tak berperan banyak dalam melahirkan SDM yang dibutuhkan dunia industri yang terus berpacu bagai lomba di arena sirkuit.

SMK yang merupakan sekolah kejuruan yang fokus memproduksi tenaga tenaga trampil dan siap pakai juga dituntut untuk terus berinovasi dalam rangka menerobos jejak arah peluang yang ada agar autputnya dapat berkarya nyata diera pasar global yang kini merambah dunia.
Untuk mencapai tujuan tersebut SMKN 2 Kuripan menginisiasi terobosan baru berupa program pengembangan jejaring kerjasama industri dengan sejumlah pihak.
Hal tersebut digodok dalam rapat Koordinasi pengembangan jejaring kerjasama industri bantuan pemerintah, pengembangan SMK di kawasan ekonomi khusus tahun 2019 di aula SMKN 2 Kuripan , Sabtu 21/9.

Acara tersebut dihadiri oleh Disdikbud NTB yang diwakili oleh Sekdis Dikbud NTB, Drs.H.Sukran, Kepala SMKN 2 Kuripan Ruju Rahmad, S.Pd., MT., dan jajarannya serta puluhan pelaku usaha pariwisata, Otomotif dan elektronik se NTB.

Sekdis Dikbud NTB Drs.H.Sukran, usai pengaragan menjelaskan bahwa,Program ini sangat strategis yang diinisiasi oleh Kepala SMKN 2 Kuripan berupa pengembangan jejaring kerjasama dengan dunia industri untuk pengembangan kompetensi siswa dan pengembangan kurikulum. Sehingga nantinya diharapkan dengan adanya kerjasama ini bisa menyelaraskan kurikulum yang ada dengan kebutuhan yang ada di dunia industri.
Lanjut Sukran,"Dengan kerjasama ini kita tidak bisa mengatakan ada jaminan lowongan kerja langsung. Tetapi peluang kesempatan kerja kalau kompetensi yang dimiliki siswa sudah selaras dengan kebutuhan industri akan menjadi lebih mudah daripada sekolah yang hanya jalan sendiri. Yang dibutuhkan industri lain daripada yang diajarkan Kepala siswa",pungkasnya.

 

Baca Juga :


Sementara itu secara Terpisah, Kepala SMKN 2 Kuripan  Ruju Rahmad, S.Pd., M.T.,  diruang kerjanya menjelaskan,"Hari ini Sabtu 21 September 2019 kita ada kegiatan rapat Koordinasi SMK dengan jejaring kemitraan industri yang mendukung pengembangan kawasan ekonomi khusus.Tujuannya untuk mencari masukan dan saran dalam rangka pengembangan kawasan ekonomi khusus di Mandalika dalam menyerap tenaga siap pakai SMKN 2 Kuripan dibidang industri dan tempat magang dan PKL", jelasnya.

Lebih Lanjut Ruju juga memaparkan bahwa ada beberapa Hal yang harus disingkronisasikan antara kurikulum dengan kebutuhan industri dan kurikulum praktek kerja industri. 
Menurutnya Hal tersebut harus dikoordinasikan dengan para pengusaha industri dan pelaku wisata dan perhotelan.
",Ada kerjasama yang harus kita rintis dan tidak hanya sekedar MoU.Tetapi kedepannya harus realistis, yang riilnya harus kita laksanakan. Ada 16 pengusaha industri yang kita undang dalam Rakor ini dan terlibat langsung dalam program ini", ulasnya. (N3G)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan