logoblog

Cari

Penyalahgunaan Narkoba Kalangan Generasi Muda

Penyalahgunaan Narkoba Kalangan Generasi Muda

  IBDA RUDY KRISNO WIBOWO, AIPTU WAYAN SUARDIKA DAN BRIPTU PATHURROZI Sumbawa Besar_Kepolisian Resort Sumbawa mengadakan dalam Kegiatan Forum Grup

Pendidikan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
19 Agustus, 2019 11:05:38
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 3111 Kali

 

IBDA RUDY KRISNO WIBOWO, AIPTU WAYAN SUARDIKA DAN BRIPTU PATHURROZI

Sumbawa Besar_Kepolisian Resort Sumbawa mengadakan dalam Kegiatan Forum Grup Diskusi (FGD) dan mengadakan Sosisliasai Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba  di Kalangan Generasi Muda di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa , Senin 19/08/2019

Adapun yang hadir pada acara Sosialisasi Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba IPDA  Rudy Krisno Wibowo, AIPTU Wayan Suardika dan BRIPTU Pathur Rozi, Wakil  Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Muhammad Ridwan S.Pd serta 75 orang siswa siswi MAN 1 Sumbawa.

Di Indonesia , pencandu narkoba ini perkembangannya semakin pesat. Para pencandu narkoba itu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar. Pada awalnya, pelajar yang mengonsumsi narkoba biasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok. Karena kebiasaan merokok ini sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di kalangan pelajar saat ini. Dari kebiasaan inilah, pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajar tersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu narkoba. Awalnya mencoba, lalu kemudian mengalami ketergantungan.

Dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja adalah sebagai berikut: :  Perubahan dalam sikap, perangai dan kepribadian, ,Sering membolos, menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran, Menjadi mudah tersinggung dan cepat marah, Sering menguap, mengantuk, dan malas,  Tidak mempedulikan kesehatan diri,  Suka mencuri untuk membeli narkoba Upaya pencegahan Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar, sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama.

Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua, guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.

 

Baca Juga :


Adapun upaya-upaya yang lebih kongkret yang dapat kita lakukan adalah melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, atau mungkin mengadakan razia mendadak secara rutin. Kemudian pendampingan dari orang tua siswa itu sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang.

Pihak sekolah harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik anak didiknya, karena biasanya penyebaran (transaksi) narkoba sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah. Yang tak kalah penting adalah, pendidikan moral dan keagamaan harus lebih ditekankan kepada siswa.

Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak ke dalam lingkaran setan ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap, sehingga perbuatan tercela seperti ini pun, akhirnya mereka jalani. Oleh sebab itu, mulai saat ini, kita selaku pendidik, pengajar, dan sebagai orang tua, harus sigap dan waspada, akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak kita sendiri.

Dengan berbagai upaya tersebut di atas, mari kita jaga dan awasi anak didik kita, dari bahaya narkoba tersebut, sehingga harapan kita untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan