logoblog

Cari

Nilai Senyuman Guru

Nilai Senyuman Guru

Nilai Senyuman Guru Oleh:Kurniawan Guru MAN 1 Sumbawa   Senyum sebagai wujud ekspresi yang bernilai. Salah satu nikmat Allah SWT

Pendidikan

Nilai Senyuman Guru


H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
07 Agustus, 2019 10:40:29
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 2210 Kali

Nilai Senyuman Guru

Oleh:Kurniawan Guru MAN 1 Sumbawa

 

Senyum sebagai wujud ekspresi yang bernilai. Salah satu nikmat Allah SWT yang harus dimanfaatkan seluas-luasnya. Nilai senyuman harus dihargai dengan kata mahal, bukan dengan murah meriah. Oleh karena efek senyuman dapat memberikan kesan serta mengubah sikap seseorang. Nilai positif dari sebuah senyuman memiliki reaksi psikis pada aspek simpatik.

Oleh karena demikian, senyuman memiliki posisi tawar yang tidak dapat dianggap remeh karena dampak besar yang ditimbulkan. Namun, ada orang yang sulit berbagi senyuman kepada sesama. Ini yang perlu diantisipasi karena sikap seperti itu dapat menciptakan hubungan yang kaku. Apa pun alasan yang menyertai seseorang berbuat demikian, maka sebagai pribadi telah melewati momentum untuk berbagi hal yang sederhana. Kehilangan sikap positif mengakibatkan seseorang menghadirkan antipati terhadap keadaan. Sebagai seorang guru, senyuman sesuatu yang mutlak.

Profesi yang menekankan keakrabab bagi semua pihak; kepada pimpinan, sesama guru, staf, dan para siswa. Akan tetapi, senyuman seorang guru memiliki nilai tersendiri ketika berhadapan dengan siswa-siswa. Ada pesan khusus yang ingin disampaikan tentang ketulusan, harapan, dan rangkulan mimpi para muridnya. Hal itu terus dilakukan sepanjang waktu, bagaikan misteri tanpa mengenal lelah untuk melihat masa depan yang lebih baik. Energi senyuman seorang guru hanya dapat dimaknai secara positif.

Oleh karena ilmu mendidik tidak mengajarkan kebencian hingga permusuhan kepada siswa, walaupun memperoleh perlakuan yang tidak seharusnya. Sisi lain, ilmu mengajar yang diterapkan guru di kelas hanya menyampaikan proses pembentukan mental yang baik. Sesuatu yang wajar dan meyakinkan, jika seorang guru membawa energi positif yang melekat pada senyumannya. Ada tulisan Tjiptadinata Effendi tentang “Nilai Sebuah Senyuman” di Kompasiana, menarik untuk dicermati.

 

Baca Juga :


Betapa Effendi mengingatkan kita dengan pernyataan bahwa “sebuah senyuman yang tulus, bukan hanya sekedar sebuah basa basi, tetapi sekaligus merupakan sebuah bentuk penghargaan kepada orang lain”. Pernyataan ini mengajarkan tentang jiwa seorang guru tampak hadir pada senyumannya. Hari ini maupun esok, mungkin siswa tidak mengerti tentang senyuman tulus tersebut. Akan tetapi, suatu waktu senyuman itu akan menjadi pengingat siswa tentang suatu kesuksesan yang telah diramalkan. Senyuman seorang guru jika dimaknai secara sederhana berhubungan erat dengan ungkapan yang positif.

Guru tersenyum kepada siswanya karena bentuk penghargaan kepada anak didiknya dengan tidak membedakan siswa baik atau buruk, pintar atau bodoh, dan sebagainya. Senyuman lain, guru sedang membuka tabir tentang masa depan para siswa tentang proses capaian pada kehidupan yang akan dijalani.

Bagi orang lain akan begitu rumit, tetapi bagi seorang guru tampak mudah untuk menyingkap tabir karena mereka mempunyai ilmu tersebut. Dengan demikian, senyuman itu dapat dijadikan gambaran terhadap misteri yang sedang disingkap. Bagi orang yang tersenyum, apalagi yang berprofesi sebagai seorang guru dapat menampakkan aura.

Energi senyuman dari seorang guru tidak pernah dibuat-buat karena bukan untuk didramatisasi. Oleh sebab itu, nilai dari senyuman seorang guru itu mahal. Seorang siswa yang mendapatkan senyuman dari gurunya, tanpa disadari memiliki secercah harapan terhadap realitas mimpi-mimpinya kelak. Kesadaran terhadap senyuman seorang guru tak berbanding lurus, karena siswa sebagian besar tidak menyadari untuk meraih yang seharus diperolehnya.

Jika kita cermati dengan bijak, senyuman seorang guru berhubungan erat terhadap ukuran keberhasilan. Guru dapat menilai dengan baik terhadap capaian dari para siswa yang dididiknya. Cara yang paling sederhana untuk mengapresiasi siswa dengan memandang kebaikan di masa mendatang melalui senyuman.

Gerakan nonverbal melalui ekspresi wajah senyum begitu bernilai sehingga menghadirkan efek positif untuk lingkungan belajar. Dapat disimpulkan bahwa nilai senyuman guru hadir secara natural dan menggambarkan yang akan terjadi pada anak didik.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan