logoblog

Cari

SDI Bina Umat, Sekolah Berbasis Metode Baca Al-quran Pertama di KSB

SDI Bina Umat, Sekolah Berbasis Metode Baca Al-quran Pertama di KSB

Sumbawa Barat. Diskominfo - Memasuki tahun ajaran baru, banyak sekolah mengadakan masa orientasi siswa (MOS). Tujuannya tidak lain untuk mengenalkan sekolah,

Pendidikan

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
15 Juli, 2019 15:27:28
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 1462 Kali

Sumbawa Barat. Diskominfo - Memasuki tahun ajaran baru, banyak sekolah mengadakan masa orientasi siswa (MOS). Tujuannya tidak lain untuk mengenalkan sekolah, baik tata tertib, budaya, tujuan sekolah dan para gurunya.



Tak terkecuali Sekolah Dasar Islam (SDI) Bina Ummat Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).  Sekolah yang baru berdiri pada 2018 lalu ini juga ikut melaksanakan MOS untuk memperkenalkan siswa baru dengan lingkungan sekolah dan para gurunya.



Sekolah yang berbasis metode baca Al-Qur'an Qiraati  tersebut merupakan yang pertama di bumi pariri lema bariri KSB dan yang kedua se-NTB setelah SDI Bidayatul Hidayah Mataram.



 Meski baru memasuki usia dua tahun, SDI Bina Ummat dibanjiri peminat, namun karena terkendala kelas sekolah tersebut hanya menerima satu kelas yang berisi 22 siswa. Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan tahun pertama yang hanya berjumlah 16 siswa.



 Kepala Sekolah SDI, Retno Kurniasih berharap semoga semakin lama sarana dan prasarana serta ruang kelas SDI dapat segera ditambah untuk menjawab peningkatan jumlah murid yang semakin banyak.

 

Baca Juga :




"Alhamdulillah jumlah siswa kami meningkat. Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya di SDI Bina Ummat semakin bertambah,” kata Retno saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/7/2019).


Retno yang baru dipercayakan menjadi Kepala Sekolah tahun ini menilai, menjadi Kepala Sekolah menjadi tugas berat namun bukan berarti tidak bisa dihadapi. Ia juga berharap para ustadz dan ustadzah yang mengajar di SDI dapat bekerjasama untuk menciptakan generasi yang shalih, cerdas, dan berakhlakul Karimah.


Senada dengan Retno Kurniasih. Pengurus Yayasan SDI, Muhammad Alwan dalam sambutan pembukaan MOS beberapa waktu lalu mengatakan bahwa SDI adalah sekolah yang mengajarkan para siswa untuk dapat memahami dasar ilmu agama yang kuat sejak dini, sehingga menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah.



 "Kedepannya para siswa mampu menghadapi tantangan dan fitnah yang timbul diakhir zaman," harap Muhammad Alwan. (Feryal/Ali/Tifa)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan