logoblog

Cari

5 Juta Dana Hibah Per PUMK Terdampak Bencana

5 Juta Dana Hibah Per PUMK Terdampak Bencana

  “Yang pertama kita datang untuk membangkitkan semangat mereka kembali karna tidak ada gunanya yang lain jika mereka masih terpuruk dengan

Pendidikan

Asrobi Abdihi
Oleh Asrobi Abdihi
12 Februari, 2019 18:26:08
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 969 Kali

 

“Yang pertama kita datang untuk membangkitkan semangat mereka kembali karna tidak ada gunanya yang lain jika mereka masih terpuruk dengan situasi kesedihan. Jadi hari ini ada dua kegiatan yakni di Praya Lombok Tengah. Kedua, kita di Lombok tengah itu kita berikan aplikasi adroid yakni sistim peringatan dini terhadap usaha mereka, kemudian kita undang UKM untuk mencoba. Yang intinya mereka memasukkan data nanti diproses oleh system, keluar hasil yang bisa menyatakan Apakah UKM mereka sehat, kurang sehat, tidak sehat, jika sehat oke, kalau kurang sehat apa kelemahannya bagaimana memperbaikinya itu aja. Jadi keterpurukan itu bukan saja berarti bencana tapi usaha, jadi yang terkena bencana pun ketika dimasukkan akan ketahuan usaha mereka. Yang ketiga disana kita lakukan pelatihan baik UKM yang terkena bencana maupun tidak dengan orientsi diberikan pelatihan berkaitan dengan usaha produk makanan berbahan baku local, di sana itu tadi buah-buahan, saya gak tahu buah-buahan apa disini”. Demikian dikatakan oleh oleh Deputi bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM RI Ir.Abdul Kadir,MM usai memberikan sambutan pada Acara Bimbingan Teknis Pemberdayaan KUMKM Wilayah Bencana di Hotel Grand Legi Mataram Lombok NTB. (12/2.2019).

Peserta ini kata Abdul Kadir merupakan peserta yang sudah ikut tahun lalu, dimana ada UKM yang benar-benar habis akibat bencana ada juga yang perlu tambahan modal agar bisa kembali pulih. Tambahan modal yang diberikan tidak hanya di NTB tapi juga di Sulawesi Tengah. Khusus untuk NTB sendiri diberikan kepada 150 UKM masing-masing mendapatkan modal Hibah yang bersumber dari APBN pemerintah sebesar 5 juta rupiah.

“ 5 juta harus jelas apa usahanya jangan sampai tidak dipakai untuk usaha, mudah-mudahan dengan tambahan modal mereka bisa kembali berusaha , menambah usahanya dan kembali normal”. Sambung Abdul Kadir.

Terkait dengan pencairan dana hibah 5 juta, nantinya akan dikirim ke rekening masing-masing UKM namun sebelum itu para UKM yang mendapatkan dana hibah terlebih dahulu mengajukan berkas usahanya dan mengisi formulir.

“Mekanismenya , hari ini mereka dikasih tahu dulu, kita lihat ada yang respon atau gak? Nanti jika ada yang mengajukan mereka harus mengisi form yang harus diisi kemudian dikirim baik lewat dinas maupun PLUT KUMKM kemudian diverifikasi tidak lama, paling lama 1 bulan, tapi kalau bisa kurang dari satu bulan lebih bagus”. Ujar Abdul Kadir.

Sambung Abdul Kadir kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan oleh Deputi Restrukturisasi Usaha saja tapi juga melibatkan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop dan UKM RI.

 

Baca Juga :


Kepala Dinas UKM NTB Drs.H.lalu saswadi,MM menyambut baik dan berterima kasih kepada Kemenkop dan UKM RI melalui Deputi Bidang Rstruturisasi terkait dengan Bimtek dan bantuan dana hibah yang diberikan kepada UKM yang terdampak bencana dengan harapan para UKM yang terdampak gempa bisa bangkit kembali untuk megembangkan usaha mereka.

Kata H.lalu Saswadi, terhadap Bimtek dan dana hibah, nantinya akan dipantau sejauh mana pleatihan yang sudah diberikan dan pemanfaatan dari dana hibah itu.

“Karna seberapaun uang negara itu harus dipantau pemanfaatannya, benar-benar tepat sasaran atau tidak, jangan sampai habis untuk bayar hutang. Dana ini hajatannya untuk mendorong agar tumbuh usaha mereka”. Ujar Saswadi

Untuk diketahui bahwa dalam tahap persiapan program bantuan pemerintah untuk pemberdayaan usaha mikro dan kecil diwilayah bencana, Deputi bidang Restruturisasi Usaha menyelenggarakan Bimtek sekaligus sosialisasi Juknis Banpem di NTB dengan dua angkatan yaitu tanggal 12 Februari 2019 di Kota Mataram dan Tanggal 13 Februari 2019 di Lombok Timur. Jumlah peserta 110 di Kota Mataram, Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) terdiri dari 20 PUMK asal Kota Mataram, 20 PUMK Lombok Tengah, 30 PUMK Lombok Barat, 40 PUMK LombokTengah dan 40 PUMK LombokTimur.

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan