logoblog

Cari

Gubernur NTB: Guru  Paling Mengerti Solusi Lokal

Gubernur NTB: Guru  Paling Mengerti Solusi Lokal

Pukulan lonceng sekolah oleh Gubernur Provinsi NTB Dr. H. Zulkieflimansyah SE, M.Sc Selasa (18/12) menandai secara resmi  pembukaan Temu Inovasi Provinsi

Pendidikan

KM LENGGE
Oleh KM LENGGE
19 Desember, 2018 15:26:06
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 7888 Kali

Pukulan lonceng sekolah oleh Gubernur Provinsi NTB Dr. H. Zulkieflimansyah SE, M.Sc Selasa (18/12) menandai secara resmi  pembukaan Temu Inovasi Provinsi Nusa Tenggara Barat yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 18 sampai dengan 19 Desember 2018 Di Hotel Lombok Raya Mataram.

Gubernur dalam sambutan di hadapan Farah Tayba, Sekretaris II Kedutaan besar Australia di Jakarta,  Penasehat Senior INOVASI Prof Dr.Fasri Djalal,  para Kepala Dinas Dikpora, guru dan inovator pendidikan Se-NTB yang turut hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa para guru  adalah pihak yang tahu kondisi lingkungan belajar siswa dan solusi yang perlu dijabarkan untuk mengatasi masalah yang dihadapi di ruang kelas.

Pada Temu Inovasi Provinsi NTB yang mengambil tema , "Akselerasi Mutu  Pendidikan  Menuju NTB yang Gemilang: Solusi Lokal Untuk  Inovasi Pembelajaran", tersebut,  Gubernur menjelaskan,  Dalam konteks lokal pihak yang paling bisa mengerti solusi lokal adalah para guru yang berada di Kabupaten dan kota".  Ujarnya.

Kepada 300 peserta yang merupakan stakeholder bidang pendidikan tersebut Gubernur berharap,  "mudah-mudahan dengan inovasi yang ada, SDM di NTB tidak akan kalah dengan SDM di tempat lain bahkan SDM tingkat dunia sekalipun".  Harap Gubernur

Sementara itu, pemerintah Australia melalui Sekretaris II Kedubes Australia di Jakarta Farah Tayba dalam sambutannya Temu INOVASI diselenggarakan oleh Program INOVASI bekerja sama dengan pemerintah provinsi NTB dan pemerintah kabupaten mitra INOVASI.

 

Baca Juga :


"Ini merupakan program kemitraan penting antara pemerintah Australia dan Indonesia. Bekerja dengan sekolah, guru dan pejabat pemerintah daerah di berbagai ruang kelas dan sekolah di seluruh negeri". Jelas Farah.

"Tujuan  program ini adalah memperkuat mutu pengajaran dan pembelajaran, khususnya dalam hal pembelajaran literasi dan numerasi". Ungkapnya.

Usai kegiatan pameran hasil inovasi para guru, acara kemudian dilanjutkan pengumuman para juara lomba inovasi pembelajaran dan sesi diskusi yang menampilkan narasumber dari  kabupaten dan kota wilayah kerja INOVASI  Se-NTB. (KIM WAWO/KM LENGGE)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan