logoblog

Cari

Komunitas Rizfeliousindo Kunjungi MML Tumpak

Komunitas Rizfeliousindo Kunjungi MML Tumpak

Di Negara kesatuan Republik Indonesia, sepuluh November dikenang sebagai hari pahlwan nasional. Peringatan sepuluh November sebagai wujud kecintaan kita pada pahlawan

Pendidikan

Efoel Avicenna
Oleh Efoel Avicenna
10 November, 2018 21:31:26
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 4794 Kali

Di Negara kesatuan Republik Indonesia, sepuluh November dikenang sebagai hari pahlwan nasional. Peringatan sepuluh November sebagai wujud kecintaan kita pada pahlawan yang telah mengorbankan waktu, jiwa dan raganya untuk merebut dan mempertahankan negara kesatuan republik indonesia dari tangan penjajah.

Sepuluh November 1945 sebagai hari yang sangat bersejarah bagi Negara Ksatuan republik Indonesia mengingaat pada tanggal sepuluh adalah pertempuran pertama bagi bangsa indonesia untuk merebut kota surabaya. 

Kalau dulu zaman kemerdakaan, pahlawan sangat identik dengan perlawanan atau bahkan mereka yang angkat senjata. Tapi hari ini pahlawan adalah mereka yang dengan rela mengabdi untuk kemanusiaan.

Seperti sahabat-sahabt Muda Mengejar Lombok (MML) yang trus mengabdi demi kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama disektor Pendidikan di daerah sekitar, seperti yang diungkapkan oleh Sahabati Husnul Hotimah ketua MML cabang Tumpak ia memaknai hari pahlawan sebagai pengabdian “ Bagi saya di era melineal ini, pahlawan itu adalah meraka yang dengan tulus memberi kontribusi, mau mengabdi kepada masyarakat disekitar lngkungan tempat meraka hidup”.

Lebih jauh lagi Husnul mengungkapkan bahwa “Prempuan hari ini harus mampu berkontribusi terhadap perubahan sosial, politik, ekonomi dan budaya, hal semacam ini sebenarnya udah dicontohkan oleh R.A Kartini ditengah persoalan bangsa yang begtu plik beliau berani tampil menyuarakan hak perempuan dan berkontribusi bagai sesama”.

 

Baca Juga :


Bertepatan dengan hari pahalwan, Muda Mengejar Lombok (MML) cabang Tumpak yang terpusat di Dusun Bun Lesung  kedatangan tamu spesial mereka adalah komunitas Rizfelousindo (Rizki Febian Lovers), mereka mengikuti kegiatan MML cabang Tumpak dan memberikan bantuan berupa Al-Qur’an. Perwakilan dari komunitas Rizfelousindo mengungkapkan mereka bersyukur dan gembira bisa berbaur dan ikut terlibat dalam kegitan MML Cabang Tumpak, Pety salah seorang perwakilan komunitas Rizfeliousindo mengungkapkan “Kami dari komunitas Rizfeliousindo, kesan kami awalnya mengira Bun Lesung itu dekat, jalannya tidak kayak begitu, begitu nyampe sana,  Yaa Allah jauhnya, jalannya terjal banget, tapi bgtu sampai disana, pas baru masuk kelas disambut hangat sama adik-adik, bikin mata kami ssmua dari komunitas Rizfeliousindo berkaca-kaca". Lebih jauh pety perwakilan Rizfeliousindi mengungkapkan "Ini kali keduanya kita nganter Al-Quran dan Iqro', anak-anaknya pinter-pinter, nurut dan gak susah diatur, Kalo dikota mah harus ngomong berkali-kali, dan ada rasa terharu sama semngat mereka dan sikap mereka ke kami, kalau ada kesempatan dan waktu lagi, Insya Allah kami balik degan cerita yg berbeda.Terimakasih adik-adik, Desa pelosok nan terpencil bukan suatu halangan untk smgt menggapai cita".Pungkas Pety dengan senyum hasnya. 

Ada hal menarik selain kunjungan dari komunitas Rizfelousindo adalah teriakan para siswa-siswi yang meneriakan "siapa kita" dan secara serentak mereka menjawab “INDONESIA” teriakan ini diulang sebanyak tiga kali oleh para siswa-siswi MML cabang Tumpak, mereka siswa-siswi tidak lupa merngucapkan selamat Hari Pahlawan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

“Selamat hari pahlawan sahabat-sahabat, masihkah kita tertidur, adakah yang menyadari kita kehilangan kepedulian kita terhadap generasi kita, pada mereka yang akan menjadi pahlawan penerus kita, mungkinkah kita kehilangan rasa memiliki?. Mereka adalah emas dan permata berharga bahkan lebih dari apa yang kita maknai tentang emas dan permata jika kita kehilangan satu anak maka siap-siaplah kita kehilangan permata dan emas kita, lebih-lebih jika kita kehilangan Volunter kita. Ayo kawan mari, mari berbuat dan mari bergerak. Salam santun, salam pelosok desa, salam bergerak, dan selamat memeperingati hari pahlawan” pungkas Husnul. (Efoel) 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan