logoblog

Cari

Tutup Iklan

INOVASI alin Kemitraan Tingkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia

INOVASI alin Kemitraan Tingkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia

INOVASI Jalin Kemitraan Tingkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia    Kampung Media-Surabaya,- Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam bidang literasi dan numerasi

Pendidikan

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
08 November, 2018 18:53:29
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 595 Kali

Kampung Media-Surabaya,- Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam bidang literasi dan numerasi di provinsi-provinsi mitra INOVASI, Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Badan Penelitian dan Pengembangan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, membuka secara resmi acara peluncuran program kemitraan dan dan hibah INOVASI, Rabu (7/11) di Surabaya.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Moch Abduh, PhD, mengapresiasi langkah INOVASI dalam memajukan pendidikan. 

Pemerintah tentunya tidak dapat bekerja sendiri dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia. "Adanya program INOVASI, sebuah program kemitraan antara pemerintah Indonesia dan Australia untuk meningkan mutu pendidikan di Indonesia," kata Moch Abduh dalam sambutannya.

Program ini relevan dengan tujuan pemerintah. Sehingga perlu di dukung demi memajukan inovasi para pendidik dalam memberikan pemahaman tengan literasi, numerasi dan pendidikan inklusi di Indonesia.

Sebelumnya Moch Abduh mengapresiasi program yang dipresentasikan oleh mitra kerja INOVASI dari Ada 17 organisasi non-pemerintah (LSM dan yayasan) dan universitas atau lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK).

Pada kesempatan yang sama Mark Heyward, Direktur Program INOVASI mengatakan Kemitraan baru akan membantu memperluas kegiatan INOVASI di kabupaten mitra, untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa SD/MI.

Melalui kemitraan menjadi bentuk upaya kami memperluas jangkauan dengan semua pihak baik itu orang tua, masyarakat, tenaga kependidikan dan pemda dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia," kata Mark Heyward.

Ada 17 organisasi non-pemerintah (LSM dan yayasan) dan universitas atau lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) di provinsi-provinsi mitra INOVASI, yaitu Jawa Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

 

Baca Juga :


Mitra-mitra tersebut ada CIS Timor, Dompet Dhuafa, Edukasi 101, Forum Lingkar Pena, Sahabat Pulau Indonesia, Jaringan Semua Murid Semua Guru, SIL, Taman Bacaan Pelangi, Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI), dan Yayasan Sulinama.

Sedangkan dari Universitas terdiri dari Universitas Bina Nusantara (BINUS), Universitas Borneo Tarakan (UBT), Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Universitas Nadhlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Program rintisan antara lain pelatihan guru  dalam hal kemampuan literasi dan numerasi dasar, pendidikan inklusif, kepemimpinan yang berpihak pada pembelajaran, untuk memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas awal SD/MI, berlangsung selama 9-12 bulan.

Peningkatan mutu di jenjang pendidikan dasar pada akhirnya akan turut berkontribusi meningkatkan mutu sumber daya manusia Indonesia dan masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa. 

Di akhir acara Mark Heyward, Direktur Program INOVASI menyerahkan plakat dan hibah kepada mitra INOVASI seperti pemprov, pemda dan komunitas literasi atau LSM.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Chris Barnes, Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Dr. Awaluddin Tjalla. Selain itu, hadir pula perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten mitra INOVASI, para mitra terpilih, serta para praktisi dan penggiat pendidikan. (Edy)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan