logoblog

Cari

Tutup Iklan

Tefa Cikal Bakal Wirausaha Baru

Tefa Cikal Bakal Wirausaha Baru

KM. Serambi_Brangrea; Pembelajaran Sekolah Kejuruan yang mengintegrasikan Teaching Factory (Tefa) adalah bentuk inovasi pembelajaran yang salah satu komponen kuncinya adalah produk

Pendidikan

KM. Serambi Brangrea
Oleh KM. Serambi Brangrea
02 November, 2018 07:47:30
Pendidikan
Komentar: 2
Dibaca: 4250 Kali

KM. Serambi_Brangrea; Pembelajaran Sekolah Kejuruan yang mengintegrasikan Teaching Factory (Tefa) adalah bentuk inovasi pembelajaran yang salah satu komponen kuncinya adalah produk sebagai pengantar kompetensi. Tefa menitikberatkan pembelajaran berbasis produk/jasa melalui sinergi dengan dunia usaha/dunia industry. Pada akhirnya diharapkan sekolah kejuruan akan menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai kebutuhan masyarakat dan industry.

Sebenarnya konsep Tefa ini sudah ada sejak tahun 2000 dalam konsep Unit Produksi Sekolah (UPS), kemudian pada tahun 2005 berkembang menjadi sebuah model SMK berbasis industry dan pada tahun 2011 barulah direktorat pembinaan SMK mengadaptasi elemen pelaksanaan dual system yang diterapkan pada pendidikan kejuruan di Jerman dan Swiss menjadi pembelajaran teaching factory atau dikenal dengan Tefa.

Upaya pemerintah untuk menghasilkan wirausahawan baru sangat diharapkan terwujud melalui model pembelajaran model Tefa, hal ini dikarenakan model ini mampu meningkatkan efisiensi dan efektifitas soft skill maupun hard skill peserta didik. Selain itu kolaborasi dengan dunia usaha/dunia industry akan mampu menyeleraskan kurikulum sekolah dengan kebutuhan pasar atau dunia usaha/industry.

Selama ini pendidikan sekolah kejuruan masih melekat kesan SMK Sastra dan masih menjadi penyumbang pengangguran terbesar karena lulusannya masih belum mampu diserap oleh dunia usaha/dunia industry. Oleh karena itu pembekalan kemampuan wirausaha sampai dengan tahapan menciptakan produk diharapkan menjadi solusi masalah tersebut.

Di SMK Negeri 1 Seteluk Sumbawa Barat yang memiliki 5 Kompetensi Keahlian seperti Busana Butik, Multimedia, Teknik Kendaraan Ringan, Agribisnis Perikanan dan Nautika Kapal Penangkap ikan sudah memulai pengintegrasian pembelajaran berbasis Teachig Factory. Seperti yang telah dilakukan siswa Busana Butik dengan memproduksi beberap jenis kerajinan tangan misalnya tas atau dompet hp ramah lingkungan atau dikenal dengan ecobag karena memanfaatkan kain percah.

 

Baca Juga :


Adapun produk-produk yang dihasilkan oleh siwa ini langsung dipasarkan keseluruh warga sekolah dan warga yang ada disekitar sekolah bahkan nantinya jika sudah diproduksi secara massal akan dipasarkan lebih luas melalui media elektronik atau media social. Konsep dunia Fashion saat ini berasaskan prinip Zerowaste atau nol sampah sehingga kain percah atau sisa potongan bahan harus bisa dimanfaatkan menjadi produk lain yang bisa bermanfaat. Salah satunya adalah tas ecobag yang dihasilkan oleh siswa busana Butik dibawah bimbingan Diyah Wisuda salah seorang guru mata diklat produktif.

Untuk kompentensi keahlian multimedia siswa sudah memproduksi Banner, ID Card, PIN dan gantungan kunci yang dipasarkan sudah lintas kecamatan sesuai dengan kebutuhan dan permintaan Pasar. Proses pemasaran dan promosi selain dilakukan langsung oleh siswa sendiri mereka juga melakukan promosi lewat media facebook yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Ahlasil dari pengalaman ini diharapkan lulusan SMK sudah memiliki bekal untuk bisa membaca peluang pasar sehingga mampu menjadi wirausahawan dan tidak hanya mengandalkan menjadi karyawan di dunia usaha dan dunia industry. (c_benk VH)



 

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

  1. KM. Taliwang

    KM. Taliwang

    03 November, 2018

    mantab analisanya.


  • KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    02 November, 2018

    tema tulisan anda bagus.....tapi akan lebih kuat ketika ada data pendukung , entah itu data primer atau skunder karena jenis tulisan ini ilmiah.


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan